Kawah Anak Krakatau Berubah Bentuk Mirip Telur Ceplok, Pakar sebut Proses Geokimia Alami
BANTEN, iNews.id — Penampakan tak biasa terlihat di kawasan kawah Gunung Anak Krakatau usai mengalami erupsi besar. Kawah gunung api aktif tersebut menampilkan visual unik menyerupai bentuk "telur ceplok", yang kemudian ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Fenomena ini memperlihatkan genangan air di dasar kawah dengan lingkar warna kuning mencolok di bagian tengahnya, menyerupai kuning telur.
Menanggapi fenomena visual tersebut, Pakar Kebencanaan Indonesia, Daryono, menjelaskan bahwa bentuk menyerupai telur ceplok tersebut murni merupakan proses geokimia alami yang terjadi akibat interaksi antara air, gas vulkanik, serta batuan di sekitar kawah aktif.
Daryono menegaskan bahwa fenomena ini adalah hal yang wajar dan tidak berbahaya. Istilah "telur ceplok" sendiri hanyalah sebutan unik dari publik dan netizen, bukan istilah resmi dalam bidang vulkanologi.
Meski aktivitas erupsi yang terjadi sebelumnya telah mereda, masyarakat dan wisatawan tetap diimbau untuk mematuhi radius aman yang ditetapkan dan tidak mendekati area kawah Gunung Anak Krakatau demi keselamatan.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar