Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Helikopter TNI AD Jatuh saat Ambil Air untuk Water Bombing Karhutla di Seruyan Kalteng
Advertisement . Scroll to see content

Kecelakaan Helikopter TNI AD di Seruyan Kalteng: 1 Tewas, 5 Selamat, 2 Masih Dalam Proses Evakuasi

Rabu, 04 November 2026 - 19:42:00 WIB
Kecelakaan Helikopter TNI AD di Seruyan Kalteng: 1 Tewas, 5 Selamat, 2 Masih Dalam Proses Evakuasi
Helikopter jenis Mi-17V5 milik TNI Angkatan Darat (AD) dilaporkan mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id — Helikopter jenis Mi-17V5 milik TNI Angkatan Darat (AD) dilaporkan mengalami kecelakaan saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11/2026). Musibah ini menimpa armada yang mengangkut total delapan orang personel.

Berdasarkan keterangan resmi Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad), helikopter tersebut awalnya lepas landas dari Kuala Pembuang pada pukul 09.55 WIB menuju kawasan Telaga Pulang guna melakukan aksi water bombing di area Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Namun, insiden nahas terjadi ketika armada sedang melakukan manuver pengambilan air di laut.

Begitu laporan diterima sekira pukul 11.18 WIB, TNI AD bersama tim gabungan langsung bergerak cepat mengerahkan evakuasi darurat via jalur udara dan laut demi menyelamatkan para korban secepat mungkin.

"Hingga saat ini, satu orang kru heli ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan jenazahnya sudah dievakuasi ke RS Kuala Pembuang," tulis Dispenad dalam siaran pers resminya, Rabu (4/11/2026).

Sementara itu, lima personel lainnya dinyatakan selamat dan saat ini tengah mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit yang sama. Adapun dua kru tersisa masih berada dalam proses pencarian serta penyisiran oleh tim gabungan di lokasi perairan.

Pihak militer menegaskan bahwa peristiwa ini murni merupakan musibah kecelakaan kerja dalam pelaksanaan tugas negara. Investigasi lebih lanjut saat ini tengah dilakukan untuk mengusut penyebab pasti terjadinya insiden tersebut.

"TNI AD masih terus mengupayakan evakuasi serta memprioritaskan penanganan medis bagi kru yang telah berhasil diselamatkan," pungkas keterangan resmi tersebut.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut