Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ancam Tutup Dapur MBG yang Melanggar, Nanik S Deyang: Mau Punya Jenderal Saya Enggak Peduli
Advertisement . Scroll to see content

Kejang-Kejang, Pasien Keracunan MBG Dirujuk ke RS Dustira

Jumat, 26 September 2025 - 21:51:00 WIB
Kejang-Kejang, Pasien Keracunan MBG Dirujuk ke RS Dustira
Seorang pasien yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG)mengalami kejang-kejang dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Dustira. (iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Seorang pasien yang diduga menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali ditangani intensif di Posko Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Pasien tersebut mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Dustira untuk penanganan lebih lanjut.

Petugas medis di Posko Cipongkor segera memberikan pertolongan pertama dan obat untuk meredakan gejala. Namun, kondisi pasien terus memburuk sehingga diputuskan untuk dirujuk ke rumah sakit rujukan. 

Menurut keterangan dari tim Dokkes Polres Cimahi, pasien datang dalam kondisi mengkhawatirkan. “Pasien sudah kami berikan penanganan awal di AZPAM, namun setelah dievaluasi, kondisinya masih memburuk. Karena itu, kami putuskan untuk merujuk ke rumah sakit,” ujar salah satu petugas medis di lokasi.

Meski situasi pasien tergolong genting, tim medis memastikan bahwa penanganan awal telah dilakukan secara cepat dan tepat. Mereka berharap kondisi pasien akan membaik setelah mendapat perawatan lanjutan di rumah sakit.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan pasien lain yang akan dirujuk, petugas menyatakan bahwa hal tersebut bergantung pada kondisi masing-masing pasien yang datang. “Kami tidak bisa memprediksi, karena baru bisa menilai setelah pasien tiba di posko,” ucapnya.

Diketahui, sejak Rabu lalu, Posko Cipongkor telah menangani sebanyak 730 orang yang datang secara bergantian untuk mendapatkan perawatan terkait dugaan keracunan makanan bergizi gratis.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut