Kondisi Kesehatan Warga Padang Memburuk Pasca-Banjir Bandang, Didera Pusing dan Stres
PADANG, iNews.id – Trauma mendalam akibat terjangan banjir bandang yang melanda kawasan Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, kini perlahan mulai berganti dengan gelombang masalah baru.
Puluhan warga korban banjir yang mengungsi dan bertahan di musala setempat mulai mengeluhkan berbagai gangguan kesehatan fisik. Sebagian besar dari mereka mengeluhkan kondisi tubuh yang melemah, mulai dari pusing, sakit kepala hebat, hingga nyeri otot akibat kelelahan luar biasa.
Tekanan mental dan stres yang dialami warga pasca-melihat rumah serta harta benda mereka hancur diterjang arus deras turut memperparah kondisi kesehatan fisik mereka. Ditambah lagi dengan kurangnya waktu istirahat yang memadai selama proses evakuasi dan pembersihan material sisa banjir, membuat daya tahan tubuh warga drastis menurun.
Kondisi lingkungan yang kotor, basah, dan lembap di area pengungsian juga meningkatkan kerentanan mereka terhadap penularan berbagai penyakit.
Menanggapi situasi darurat ini, tim medis dari Puskesmas setempat bergerak cepat dengan menggelar pemeriksaan kesehatan massal langsung di lokasi pengungsian, termasuk di area musala Kampung Tanjung.
Dalam pemeriksaan tersebut, tenaga kesehatan mendata keluhan pasien, memeriksa tekanan darah, serta memberikan obat-obatan dan vitamin dasar yang dibutuhkan oleh para korban terdampak. Langkah tanggap darurat ini sangat krusial guna mencegah meluasnya wabah penyakit pascabanjir di tengah keterbatasan fasilitas sanitasi yang tersedia.
Tak hanya di posko pengungsian, upaya jemput bola juga dilakukan oleh tim Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Barat. Petugas medis kepolisian tersebut mendatangi satu per satu rumah warga yang masih bisa diakses untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan langsung, khususnya bagi lansia dan anak-anak yang kesulitan mendatangi posko.
Kehadiran tim medis gabungan ini setidaknya mampu meringankan beban psikologis dan fisik masyarakat yang sedang berjuang bangkit dari musibah.
Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memantau perkembangan kondisi kesehatan di lapangan sembari mempercepat pembersihan sisa lumpur dan perbaikan infrastruktur darurat. Warga diimbau untuk tetap menjaga kebersihan diri serta segera melapor ke posko kesehatan terdekat apabila merasakan gejala sakit lanjutan, agar penanganan medis dapat diberikan secepat mungkin sebelum menjadi parah.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar