Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Dugaan Mahasiswa Gadungan saat Deklarasi Sumpah Pemuda, Polda Metro Buka Suara
Advertisement . Scroll to see content

Massa Tolak Konser Andrea Bocelli Lempar Batu dan Petasan, 33 Orang Dilaporkan Luka-Luka

Rabu, 04 November 2026 - 13:03:00 WIB
Massa Tolak Konser Andrea Bocelli Lempar Batu dan Petasan, 33 Orang Dilaporkan Luka-Luka
Aksi unjuk rasa yang digelar untuk menolak pelaksanaan konser musisi asal Italia, Andrea Bocelli, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, berujung pada insiden kericuhan. Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id — Aksi unjuk rasa yang digelar untuk menolak pelaksanaan konser musisi asal Italia, Andrea Bocelli, di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, berujung pada insiden kericuhan antara massa pengunjuk rasa dan aparat keamanan.

Aksi penolakan yang dipimpin oleh Habib Bahar bin Smith tersebut diwarnai ketegangan setelah massa melakukan pelemparan batu serta petasan ke arah barikade petugas yang berjaga di lokasi acara. Situasi di sekitar kawasan venue sempat memanas ketika massa merangsek maju dan berhadap-hadapan dengan aparat kepolisian serta TNI yang mengamankan jalannya konser.

Akibat insiden bentrokan tersebut, sebanyak 33 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Para korban luka terdiri atas personel gabungan dari unsur TNI dan kepolisian, serta sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa seluruh korban luka langsung mendapatkan penanganan medis cepat dari tim Biddokkes Polda Metro Jaya. Sebagian besar korban telah pulih, sementara beberapa orang masih memerlukan perawatan intensif di rumah sakit akibat terkena lemparan benda tumpul selama kericuhan berlangsung.

Aksi penolakan terhadap konser Andrea Bocelli ini dilatarbelakangi oleh gelombang protes sejumlah kelompok masyarakat yang mempersoalkan rekam jejak sang penyanyi. Massa menuding musisi tenor tersebut pernah menunjukkan keberpihakan dan menggelar kegiatan yang dikaitkan dengan militer Israel pada masa lalu.

Kendati sempat diwarnai aksi unjuk rasa berujung ricuh di bagian luar arena, rangkaian acara konser di dalam venue dilaporkan tetap berlangsung hingga selesai. Aparat keamanan kemudian berhasil mengendalikan situasi di lokasi serta mengamankan proses kepulangan para penonton dan tamu undangan setelah acara berakhir.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut