Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Bikin Sebagian Dunia Gelap Gulita, Catat Jamnya!
Advertisement . Scroll to see content

Momen Langka! Gerhana Matahari Total Hiasi Langit Eropa, Spanyol Jadi Titik Pengamatan Utama

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:43:00 WIB
Momen Langka! Gerhana Matahari Total Hiasi Langit Eropa, Spanyol Jadi Titik Pengamatan Utama
Gerhana matahari total menghiasi langit Eropa dan membuat sejumlah wilayah gelap sesaat. Spanyol menjadi salah satu lokasi utama pengamatan fenomena langka ini. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

MADRID, iNews.id -Gerhana matahari total menghadirkan pemandangan langka di langit Eropa. Fenomena astronomi tersebut terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam satu garis lurus sehingga Bulan menutupi seluruh permukaan Matahari untuk beberapa saat, Rabu 12 Agustus 2026.

Jutaan orang di berbagai wilayah Eropa antusias menyaksikan momen ketika bayangan Bulan perlahan melintasi langit. Kondisi tersebut membuat sejumlah wilayah menjadi gelap sesaat, menciptakan pemandangan spektakuler yang jarang terjadi.

Spanyol menjadi salah satu lokasi utama untuk mengamati fenomena tersebut. Sejumlah kota yang biasanya relatif tenang mendadak dipadati warga dan wisatawan yang ingin menyaksikan fase totalitas secara langsung.

Warga membawa teleskop, kamera, serta berbagai perangkat pengamatan untuk mengabadikan detik-detik ketika Bulan menutupi Matahari. Setelah fase totalitas berakhir, bayangan Bulan kemudian bergerak melintasi kawasan Mediterania.

Gerhana matahari total ini menjadi fenomena yang sangat dinantikan karena merupakan gerhana matahari total pertama yang dapat disaksikan dari daratan Eropa sejak 1999.

Tak hanya di Spanyol, masyarakat juga melakukan perjalanan jauh menuju sejumlah destinasi di kawasan Atlantik Utara demi mendapatkan lokasi pengamatan terbaik.

Meski demikian, keberhasilan menyaksikan gerhana secara jelas sangat bergantung pada kondisi cuaca. Tutupan awan menjadi salah satu faktor utama yang dapat menghalangi pandangan terhadap fenomena langit tersebut.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut