Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Panas! Pasha Ungu Debat dengan Veronica Tan soal Kinerja Kementerian PPPA
Advertisement . Scroll to see content

Momen Tegang Pasha Ungu Debat dengan Veronica Tan Terkait Kinerja Kementerian PPPA

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:19:00 WIB
Momen Tegang Pasha Ungu Debat dengan Veronica Tan Terkait Kinerja Kementerian PPPA
Raker Komisi VIII DPR memanas saat Pasha Ungu berdebat dengan Wamen PPPA Veronica Tan soal fokus perlindungan dan pemberdayaan perempuan. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Rapat Kerja (Raker) Komisi VIII DPR bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026), diwarnai perdebatan panas antara anggota Komisi VIII DPR Sigit Purnomo alias Pasha Ungu dengan Wakil Menteri PPPA Veronica Tan.

Perdebatan bermula saat Veronica memaparkan capaian program Kementerian PPPA. Dalam penjelasannya, Veronica menegaskan bahwa perspektif perempuan bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian PPPA semata.

“Perspektif perempuan itu tidak, bukan hanya kerjaan Kementerian PPA saja,” ujar Veronica.

Pernyataan tersebut langsung diinterupsi Pasha. Politikus PAN itu mengaku tidak memahami penjelasan yang disampaikan Veronica. Menurutnya, sejumlah program yang dijalankan Kementerian PPPA terkesan tumpang tindih dengan tugas Komnas Perempuan.

“Dari tadi ini kita bicara perlindungan hukum, pendampingan hukum, advokat. Ini sebenarnya polres atau apa? Apa bedanya dengan Komnas Perempuan?” ujar Pasha. “Ini sama saja bicara penegakan hak asasi manusia, penegakan hukum, dan lain sebagainya,” sambungnya.

Pasha menilai, seharusnya Kementerian PPPA lebih fokus pada upaya pemberdayaan perempuan, seperti memfasilitasi akses permodalan usaha dan penguatan ekonomi perempuan. Ia pun menilai kementerian tersebut kurang peka terhadap persoalan mendasar yang dihadapi perempuan.

“Dari tadi yang kita dengar ini, Pak Pimpinan, soal kekerasan seksual, kekerasan rumah tangga. Loh, gimana ini? Ini jauh dari pemberdayaan,” tegas Pasha.

Menanggapi kritik tersebut, Veronica menegaskan dirinya belum menyelesaikan pemaparan terkait capaian Kementerian PPPA. Ia menekankan bahwa kementeriannya memiliki dua fokus utama, yakni pemberdayaan dan perlindungan.

“Karena kita kan pemberdayaan dan perlindungan, Pak. Jadi saya bicara di sisi perlindungan. Tapi tahun ini kami dari kementerian juga sudah mengutarakan, kita tidak mau bicara perlindungan saja, kita mau bangun di pemberdayaan,” ujar Veronica.

Veronica juga meminta Komisi VIII DPR memberi kesempatan kepada Kementerian PPPA untuk bekerja dan berproses, mengingat dirinya dan Menteri PPPA masih baru menjabat.

“Kasih kita kesempatan, Pak. Ibu Menteri dan Ibu Wamen ini masih baru, jadi kita masih perlu loading, kita masih perlu belajar bareng. Tapi kami mengapresiasi karena kami di-support oleh Komisi VIII,” kata Veronica.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut