Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Lega Ekonomi RI Tumbuh Kuat 5,61 Persen: Saya Enggak Stres lagi
Advertisement . Scroll to see content

Pakar Bilang Ekonomi RI Bakal Hancur, Menkeu Purbaya: Mereka Nggak Punya Data

Selasa, 05 Mei 2026 - 15:50:00 WIB
Pakar Bilang Ekonomi RI Bakal Hancur, Menkeu Purbaya: Mereka Nggak Punya Data
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu ekonomi RI akan hancur dan sebut penuding tak punya data. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah keras isu yang menyebut ekonomi Indonesia bakal mengalami kehancuran seperti krisis 1998. Dia menilai pernyataan tersebut tidak berdasar karena tak didukung data akurat.

Purbaya menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih kuat di tengah tekanan global, termasuk krisis energi dan ketidakpastian ekonomi dunia. Dia memastikan fondasi ekonomi nasional masih solid sehingga masyarakat diminta tidak panik terhadap berbagai spekulasi yang beredar.

"Jadi di tengah krisis energi dan krisis global ini kita fondasinya amat kuat jadi nggak usah takut. Kita perlu concern tapi nggak usah khawatir berlebihan apalagi ada yang bilang kalau kita mau ancur, mau ini menuju kaya 98, saya nggak ngerti itu mereka tidak punya data yang akurat," ucap Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, sejumlah pihak yang melontarkan prediksi tersebut bahkan tidak mengalami langsung krisis ekonomi 1998. Hal itu membuat analisis yang disampaikan dinilai tidak relevan dengan kondisi saat ini.

"Mungkin 97, 98 sebagian belum pada lahir tuh, mereka analisa tapi nggak lihat apa yang terjadi di ekonomi kita. Mereka prediksi 98 akan terjadi lagi, Anda perhatikan 98 pemerintahan jatuh usai ekonomi kita resesi selama 1 tahun, kita boro-boro resesi masih ekspansi masih akselerasi jadi itu kondisi sekarang," katanya.

Purbaya juga menekankan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini justru masih dalam fase pertumbuhan. Dia menyebut belum ada tanda-tanda menuju resesi seperti yang dikhawatirkan sebagian pihak.

Dia meminta agar setiap analisis ekonomi didasarkan pada data yang valid, bukan sekadar asumsi atau opini yang tidak terverifikasi.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut