Pemerintah Uji Coba Sistem MBG Secara Prasmanan di 10 Provinsi
JAKARTA, iNews.id — Pemerintah resmi menguji coba sistem penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG) secara prasmanan di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 10 provinsi. Langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas penyajian makanan sekaligus mengevaluasi efektivitas operasional di lapangan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa uji coba sistem MBG prasmanan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Sudah dicoba di 66 SPPG di 10 provinsi ya, tentu ini baru percobaannya," ujar Zulkifli Hasan dalam keterangannya.
Menurut Zulkifli, penyajian makanan secara langsung atau prasmanan diharapkan dapat mengatasi sejumlah kendala distribusi yang selama ini panjang, sekaligus meminimalisir makanan dingin saat sampai ke tangan penerima.
Selain itu, metode prasmanan dinilai efektif untuk mengurangi sisa makanan (food waste) karena para siswa dapat mengambil porsi tambahan secara mandiri sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Sejalan dengan uji coba tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, menargetkan agar ribuan titik layanan gizi dapat segera mengadopsi sistem serupa dalam waktu dekat.
"Paling tidak sampai dengan akhir tahun minimal 1.000, paling tidak ada sampai dengan 5.000, kita syukur-syukur bisa lakukan ya," ungkap Sudaryono.
Sudaryono menambahkan, penerapan sistem prasmanan ini sekaligus menjadi sarana edukasi yang baik bagi para pelajar di sekolah, seperti membiasakan kedisiplinan mandiri layaknya budaya pelajar di luar negeri.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar