Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ancaman Keras Iran: Tak Akan Izinkan Kapal dari Negara Ini Lintasi Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

Selat Hormuz Membara! AS Balas Serangan Iran dengan Operasi Militer

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:28:00 WIB
Selat Hormuz Membara! AS Balas Serangan Iran dengan Operasi Militer
AS melancarkan serangan balasan ke Iran usai insiden di Selat Hormuz. Trump mengancam respons lebih keras di tengah eskalasi konflik kedua negara. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah sejumlah kapal komersial dilaporkan diserang saat melintasi Selat Hormuz. Salah satu kapal yang terdampak adalah tanker Qatar Al Rekayyat, yang dilaporkan mengalami kebakaran di ruang mesin.

Menyusul insiden tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan akan memberikan respons militer yang tegas terhadap Iran. Ia menyatakan serangan balasan akan dilakukan dengan kekuatan penuh.

Militer AS mengonfirmasi telah melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran pada Rabu malam waktu setempat atau Kamis (30/7/2026) dini hari waktu Teheran.

Washington menyebut operasi militer itu sebagai balasan atas serangan yang sebelumnya dilakukan Iran terhadap pangkalan militer yang menampung pasukan Amerika Serikat.

Serangan tersebut juga terjadi setelah operasi gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi terhadap kelompok milisi pro-Iran di Irak. Dalam operasi itu, sedikitnya 20 anggota milisi dilaporkan tewas, termasuk sejumlah personel Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

"Serangan baru terhadap Iran adalah respons yang kuat terhadap upaya serangan Iran kemarin," demikian pernyataan Komando Pusat AS (CENTCOM) melalui media sosial.

Sebelumnya, IRGC mengklaim telah meluncurkan rudal balistik ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, yang menjadi salah satu pusat operasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, dua kapal tanker gas alam cair (LNG) milik Amerika Serikat di Pelabuhan Damietta, Mesir, juga dilaporkan terbakar akibat serangan. Hingga kini belum ada pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut, namun Presiden Trump menyalahkan Iran.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut