Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Sentil Singapura soal Ekspor Gas: Jangan Ajari Indonesia Hargai Kontrak!
Advertisement . Scroll to see content

Soal Ekspor Gas, Menteri ESDM Sentil Negara Tetangga yang Suka Mengolok-olok Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:32:00 WIB
Soal Ekspor Gas, Menteri ESDM Sentil Negara Tetangga yang Suka Mengolok-olok Indonesia
(ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan peringatan keras kepada pihak luar negeri yang kerap melontarkan kritik atau mengolok-olok Indonesia terkait kebijakan energi nasional. Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan peringatan keras kepada pihak luar negeri yang kerap melontarkan kritik atau mengolok-olok Indonesia terkait kebijakan energi nasional. Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi aturan dan kontrak kerja sama, namun menuntut adanya asas timbal balik (equal treatment) serta sikap saling menghargai antarnegara.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Bahlil dalam konferensi pers usai menggelar rapat intensif terkait ketahanan energi nasional dan kebutuhan industri di dalam negeri. Ia menyoroti polemik pemotongan pasokan ekspor gas pipa yang sempat dipersoalkan oleh negara tetangga.

Menurut Bahlil, total ekspor gas pipa Indonesia ke negara sahabat tersebut mencapai 409,5 million British thermal units per day (MMBTUD). Penyesuaian atau pemotongan pasokan yang dilakukan baru-baru ini hanya sebesar 31 MMBTUD—atau sekitar 8 persen—dan masih berada jauh di dalam batas minimal kontrak yang disepakati.

"Pemerintah Indonesia sangat menghargai aturan, apalagi Menteri ESDM-nya sangat menghargai aturan sekali. Tapi saya juga minta, jangan di saat bersamaan kalian minta dihargai, tapi senang mengolok-olok negara lain," tegas Bahlil.

Ia mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang memegang teguh komitmen kontrak dan etika hubungan internasional. Oleh karena itu, Bahlil mendesak agar prinsip kesetaraan dan saling menghormati dikedepankan, alih-alih meremehkan upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan energi domestik maupun regional.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut