Tambang Pasir Ilegal di Belakang SMAN 1 Cimarga, Warga Resah Dampak Lingkungan
LEBAK, iNews.id - Tambang pasir di belakang SMA Negeri 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi pusat perhatian publik setelah video keberadaannya menyebar luas di media sosial. Penemuan tambang ini bermula dari seorang warganet yang secara tidak sengaja melihat lokasi tersebut melalui Google Earth.
Aktivitas penambangan yang berlangsung di tengah kawasan perkebunan rakyat menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Letaknya yang sangat dekat dengan lingkungan sekolah memicu sorotan tajam, terutama terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Debu dari kegiatan tambang disebut mengganggu kenyamanan warga dan pengendara, sementara kondisi jalanan memburuk akibat intensitas truk pengangkut pasir yang melintas.
“Saya harap ini bisa ditindak tegas oleh pemerintah daerah. Jangan sampai pengusaha hanya mencari keuntungan tanpa memperhatikan dampak lingkungan,” ujar Udin, pengendara motor.
Viralnya video tersebut turut mengundang perhatian dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan provinsi yang disebut mulai menanggapi isu ini. Masyarakat berharap ada langkah konkret, khususnya jika aktivitas tambang tersebut terbukti tidak memiliki izin resmi.
Selain persoalan lingkungan, kedekatan lokasi tambang dengan sekolah juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan para siswa. Publik mempertanyakan proses pemberian izin tambang di area yang berdekatan dengan fasilitas pendidikan.
Editor: Kurnia Illahi