Viral Video Budi Arie Singgung Pemilu Dipercepat, Projo Beri Klarifikasi hingga Pendukung Prabowo Kecam Keras
JAKARTA, iNews.id – Beredarnya potongan video pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, yang menyinggung potensi percepatan pemilu sebelum tahun 2029 memicu sorotan publik. Tayangan video tersebut memuat rekaman saat Budi Arie memaparkan analisisnya di hadapan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, terkait dinamika politik dan kondisi sosial-ekonomi terkini.
Sontak, video tersebut memicu beragam reaksi dari berbagai pihak, mulai dari klarifikasi internal Projo hingga tanggapan keras dari kelompok relawan pendukung Presiden Prabowo Subianto.
Menanggapi kehebohan di media sosial, Sekretaris Jenderal DPP Projo, Fredy Alex Damanik, memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa potongan video yang beredar tidak ditampilkan secara utuh, melainkan hanya bagian dari pemaparan skenario dan kemungkinan politik.
Menurut Fredy, peristiwa tersebut berlangsung dalam acara silaturahmi internal relawan bersama Jokowi dalam rangka peringatan bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Forum itu diisi dengan pemetaan situasi kebangsaan serta diskusi mengenai berbagai alternatif solusi.
Ia menambahkan bahwa usai mendengar pandangan para relawan, Jokowi meminta semua pihak untuk tetap tenang. Jokowi menegaskan bahwa situasi nasional saat ini dalam keadaan baik, pertumbuhan ekonomi tetap terjaga, dan inflasi terkendali sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Di sisi lain, pernyataan Budi Arie menuai kecaman keras dari kubu pendukung Presiden Prabowo Subianto. Ketua Umum Gerakan Cita Prabowo, Kurniawan, menilai wacana percepatan pergantian pimpinan nasional sebelum 2029 sebagai tindakan yang tidak etis dan melanggar konstitusi.
Kurniawan menyayangkan pernyataan tersebut, terlebih selama ini Presiden Prabowo selalu merangkul dan menghormati para tokoh nasional, termasuk Joko Widodo dan Budi Arie. Ia menegaskan bahwa para pendukung Prabowo siap pasang badan dan merapatkan barisan untuk mengawal serta mengamankan seluruh program kerja pemerintahan hingga akhir masa jabatan.
Dalam potongan video yang viral tersebut, Budi Arie terdengar menyampaikan pandangannya mengenai anomali dan keresahan sosial di masyarakat yang dinilainya mirip dengan gejala politik menjelang perubahan peta sejarah.
Budi Arie mengaku sempat berbisik kepada Jokowi mengenai instingnya akan kemungkinan terjadinya percepatan situasi politik sebelum 2029. Oleh karena itu, ia mengajak para relawan untuk tidak hanya berpikir dalam skenario konvensional, tetapi juga menyiapkan langkah alternatif jika terjadi hal di luar perkiraan.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar