Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Bertemu Dasco di Istana, Bahas Kesejahteraan Ojol hingga Penyelenggaraan Haji 2026
Advertisement . Scroll to see content

Viral Video Penagih Utang Dikeroyok Kades-Warga di Madina, Begini Endingnya

Minggu, 13 Oktober 2024 - 08:57:00 WIB
Viral Video Penagih Utang Dikeroyok Kades-Warga di Madina, Begini Endingnya
Pegawai koperassi korban pengeroyokan kepala desa dan warga saat menagih utang ke nasabah di Kabupaten Mandailing Natal saat mendatangi kantor polisi untuk melaporkan kasus pengeroyokan. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

MANDAILING NATAL, iNews.id - Video penagih utang yang merupakan pegawai koperasi dikeroyok kepala desa dan warga saat menagih utang ke nasabah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) viral di media sosial. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka memar di bagian tangan.             

Diperoleh informasi, peristiwa itu terjadi di saat korban berinisial AS yang merupakan pegawai koperasi hendak menagih utang ke seorang warga di Desa Panyabungan Tonga. 

Namun, sikap AS saat menagih utang dinilai tidak etis hingga memicu emosi kepala desa berinisial SS dan warga lainnya. Tampak dalam tayangan video yang beredar, kades SS berkali-kali memukul dan menendang korban. 

SS juga meminta AS untuk kembali esok hari karena saat itu sudah malam. Namun, permintaan sang kades tidak diindahkan SS yang justru mengeluarkan kata-kata tidak menyenangkan.

Kades Panyabungan Tonga, SS mengaku hanya membela warganya karena pegawai koperasi yang menagih utang nasabah layaknya debt collector.

“Saya emosi saat itu karena pegawai koperasi itu malah mengeluarkan kata-kata yang tidak enak,” kata SS, Sabtu (12/10/2024).

AS yang tidak terima dengan penganiayaan itu kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Namun, kasus itu akhirnya berujung damai setelah dimediasi polisi.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut