Cahaya Hati Indonesia: Makna Surat Al Baqarah Ayat 187
JAKARTA, iNews.id - Makna Surat Al Baqarah Ayat 187 dibahas di Cahaya Hati Indonesia iNews TV, Minggu (29/9/2024). Di kesempatan ini, kata pakaian menjadi sorotan utama demi mencapai rumah tangga yang harmonis.
Berikut arti Surat Al Baqarah Ayat 187:
"Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu. Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu. Maka, sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu. Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (Perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam. Akan tetapi, jangan campuri mereka ketika kamu (dalam keadaan) beriktikaf di masjid. Itulah batas-batas (ketentuan) Allah. Maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar mereka bertakwa."
Makna dari Surat Al Baqarah Ayat 187:
Menurut Ustaz Erick Yusuf, definisi pakaian dalam ayat ini mengandung beberapa tafsir. Pakaian dimaknai sebagai 'mencampuradukkan'. Artinya, menyatukan antara suami dan istri.
Lalu, pakaian juga dimaknai sebagai rasa nyaman. Sebab, pakaian yang nyaman akan membuat hidup lebih tenang. Kalau bicara nyaman, ada hubungannya dengan ukuran. "Ukuran di sini maksudnya barometer pandangan antara suami dan istri harus sama-sama berpatokan pada tuntunan Allah SWT," kata Ustaz Erick Yusuf.
Selain itu, pakaian juga dimaknai sebagai melindungi. Jadi, suami bisa melindungi istri dengan memberikan rasa aman dan nyaman, istri pun demikian. Sementara itu, istri memberi perlindungan ke suami bisa dalam bentuk rasa tenang. Istri harus bisa membuat suami merasa hatinya tenang, sehingga suami menganggap istri adalah rumah terbaiknya.
Editor: Muhammad Sukardi