Hukum Meminta-minta padahal Tidak Kekurangan Harta Menurut Islam
JAKARTA, iNews.id - Di zaman sekarang, ada begitu banyak modus yang dilakukan manusia untuk menghalalkan segala cara demi kekayaan duniawi. Misalnya saja meminta-minta padahal tidak kekurangan harta.
Perilaku meminta-minta padahal tidak kekurangan harta sangat tidak disukai dalam Islam. Sebab, ada hukuman dari Allah SWT jika perilaku tersebut dilakukan.
"Barang siapa yang membuka pintu untuk meminta-minta, siap-siap Allah SWT akan buka baginya pintu kefakiran," kata penceramah Ustaz Abdul Kafi dalam program Cahaya Hati Indonesia iNews, dikutip Minggu (11/5/2025).
Ustaz Kafi melanjutkan, kenapa Allah membuka pintu kefakiran bagi orang kaya yang masih suka minta-minta? Jawabannya, karena minta-minta adalah sifat orang yang fasik. Minta-minta di sini dalam artian dia mampu tapi tetap minta-minta.
"Jadi, dia kaya, tapi fakir di hatinya. Giliran berbagi gak mau, minta-minta duluan," terangnya.
Jika menemukan kasus seperti itu, Ustaz Kafi mengimbau, boleh untuk menolaknya. Namun, cara menolaknya tetap harus sopan, sehingga tidak melukai hati orang lain.
"Kalau ketahuan dia kaya tapi min-minta, boleh kok untuk menolak memberi sedekah. Caranya, 'Pak/Bu maaf, sedekah ini saya alihkan ke yang lebih membutuhkan, ya'. Jadi dia gak tersinggung," ungkap Ustaz Kafi.
Di momen ini, Ustaz Kafi pun mengingatkan kembali kepada semua umat Islam khususnya agar memperbanyak memberi kepada orang lain. Jangan kemudian memiliki mental suka meminta-minta, terlebih jika rezeki telah Allah SWT cukupkan.
"Sebagai umat Muslim, tangan di atas itu lebih baik daripada tangan di bawah. Ketika konsep hidup Anda banyak memberi, tidak hitung-hitungan kepada orang lain, maka akan banyak manfaat yang Anda sebarkan, dan Allah SWT menyukai perbuatan seperti itu," ujarnya.
"Kalau konsep hidupnya begitu, Insyaallah Allah SWT akan selalu mencukupkan dari kekurangan. Mudah-mudahan rezeki kita melimpah," tambah Ustaz Kafi.
Editor: Muhammad Sukardi