Infografis Respons Singapura Setelah Disebut Surga Pelarian Koruptor Indonesia

Anton Suhartono ยท Minggu, 11 April 2021 - 22:14:00 WIB
Infografis Respons Singapura Setelah Disebut Surga Pelarian Koruptor Indonesia

JAKARTA, iNews.id - Singapura mengomentari pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut negara itu surga pelarian koruptor Indonesia.

Pada 6 April, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengatakan, sulit menangkap buronan koruptor Indonesia yang sudah mendapat status permanent residence di Singapura.

"Dan kita tahu bahwa satu-satunya negara yang tidak menandatangani ekstradisi yang berkaitan dengan korupsi adalah Singapura, itu surganya koruptor yang paling dekat adalah Singapura," ujarnya.

Kementerian Luar Negeri Singapura (MFA) menyebut pernyataan itu tidak berdasar. Ditegaskan, Singapura tetap berkomitmen membantu Indonesia memberantas korupsi.

"Singapura telah memberikan bantuan kepada Indonesia dalam beberapa penyelidikan sebelumnya dan yang sedang berlangsung. Singapura juga telah membantu pihak berwenang Indonesia dengan memberikan konfirmasi tentang keberadaan warga negara Indonesia tertentu yang sedang diselidiki," bunyi pernyataan MFA. 

Biro Penyelidikan Praktik Korupsi Singapura (CPIB) memberikan bantuan kepada Indonesia dalam beberapa penyelidikan baik di masa lalu maupun yang sedang berlangsung, termasuk membantu KPK memanggil orang-orang yang sedang diselidiki serta memberikan konfirmasi tentang keberadaan mereka.

Editor : Anton Suhartono