JAKARTA, iNews.id - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila (Diklat PIP) bagi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik tingkat provinsi, kabupaten, dan kota seluruh Indonesia. Kegiatan berlangsung di Jakarta pada 28–31 Juli 2025.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan pentingnya peran fasilitator PIP sebagai garda terdepan pembinaan ideologi Pancasila, khususnya bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). “Fasilitator PIP adalah kunci keberhasilan pendidikan dan pelatihan calon Paskibraka,” ujarnya.
Menurut Yudian, kualitas dan jumlah fasilitator menentukan kokohnya sistem pelaksanaan program Paskibraka di masa depan. Pembinaan ideologi Pancasila sendiri telah dielaborasi dalam konsep Asta Cita untuk mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, berdaulat, dan berdaya saing global, menuju Indonesia Emas 2045.
Diklat ini diharapkan menghasilkan fasilitator yang mampu mengakselerasi pembelajaran ideologi Pancasila dan memperkuat infrastruktur program Paskibraka secara nasional.
Mewakili Menteri Dalam Negeri, Sri Handoko Taruna memberi apresiasi atas kolaborasi Kesbangpol di seluruh daerah. “Urusan pemerintahan penting untuk menjaga stabilitas sosial dan politik, dan ini tanggung jawab bersama,” katanya.
Peserta diharapkan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh kepada Paskibraka dan generasi muda. “Masa depan bangsa sangat bergantung pada peran bapak dan ibu dalam menjaga ideologi Pancasila,” tutup Yudian.
Editor: Yudistiro Pranoto