LEBAK, iNews.id - Dentuman suara meriam sebagai penanda berbuka puasa dan imsak berbunyi di Masjid Agung Al-Araf, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten. Budaya tersebut telah berada sejak 1970, dan sangat melekat bagi masyarakat sekitar.
Meriam yang dikenal dengan sebutan nama Jaguar, dibunyikan sebanyak dua kali di Masjid Agung Al-Araf selama Ramdan. Dadi S. Hidayat sebagai DKM Masjid Agung Al-Araf mengatakan, selain beduk, dentuman suara meriam tersebut juga sebagai tanda akan masuknya waktu adzan.
“Pada bulan Ramdan, itu dinyalakan di waktu imsak dan berbuka puasa, di waktu imsak dinyalakan dua kali, dan di waktu berbukapun juga sama”, ujar Dadi saat diwawancarai, Kamis (28/03/2024).
Tradisi ini sudah turun temurun sejak tahun 1970. Meriam jaguar memiliki suara yang besar. Berbahan dasar untuk peledak yaitu Kalsium Karbida (Karbid) dan bensin, sehingga dentuman suara tersebut akan terdengar mencapai 10 Kilometer (Km).
“Karena di sinikan pusat kotanya belum padat juga, tidak ada gedung-gedung dan suaranya akan menjadi terjangkau luas”, tambahnya.
(Foto: Muhammad Farhan/iNewsFlash Batch I)
Editor: Yudistiro Pranoto