JAKARTA, iNews.id - Peringatan Hari Ikan Nasional 2025 dimanfaatkan untuk memperkuat peran sektor perikanan budidaya dalam mendukung ketahanan pangan. Dalam forum diskusi bertema penguatan konsumsi ikan nasional, para pemangku kepentingan menyoroti pentingnya pemenuhan protein berkualitas bagi generasi mendatang.
Kepala BPPMHKP KKP Ir. Ishartini dalam sambutan virtual menegaskan bahwa kebutuhan protein hewani terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Ia menyebut ikan sebagai sumber gizi terbaik, terutama bagi anak. “Tilapia memiliki kandungan protein tinggi dan nutrisi penting bagi kesehatan,” ujarnya. Ia juga mendorong edukasi dan diversifikasi olahan ikan agar konsumsi masyarakat meningkat, termasuk pengembangan budidaya yang berwawasan lingkungan.
Presiden Direktur Regal Springs Indonesia Rudolf Hoeffelman menambahkan bahwa komoditas tilapia berperan dalam ketahanan pangan nasional sekaligus ekonomi biru. “Permintaan global terus meningkat. Kami ingin pengalaman kuliner yang dinikmati pasar internasional juga dirasakan masyarakat Indonesia,” katanya. Ia berharap inovasi produk dapat membuat masyarakat lebih yakin mengolah ikan secara praktis dan sehat.
Dirjen Perikanan Budidaya Tb. Haeru Rahayu menegaskan pentingnya praktik budidaya ramah lingkungan sesuai standar nasional. “Kolaborasi antar-akademisi, pelaku usaha, pemerintah, hingga media diperlukan untuk menjaga daya saing ekspor,” ujarnya. Sementara itu, pejabat KKP lainnya menyoroti mutu pascapanen dan keterlacakan sebagai kunci kepercayaan konsumen. Dokter gizi Kristina Joy mengingatkan bahwa tilapia merupakan sumber protein rendah lemak yang penting bagi tumbuh kembang anak hingga kesehatan lansia.
Inisiatif peringatan Hari Ikan Nasional tahun ini diharapkan memperkuat literasi gizi, memperbaiki akses masyarakat terhadap protein ikan berkualitas, serta mendukung visi Generasi Emas 2045.
Editor: Yudistiro Pranoto