JAKARTA, iNews.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 dengan melibatkan jajaran manajemen untuk berinteraksi langsung dengan nasabah di sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mengevaluasi kebutuhan dan harapan nasabah terhadap layanan perbankan.
Dalam momentum yang mengusung tema “80 Tahun Melayani Sepenuh Hati” itu, jajaran Direksi, Komisaris, hingga Senior Executive Vice President (SEVP) BNI hadir menyapa nasabah. Interaksi langsung tersebut sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya kualitas pelayanan dalam mempertahankan kepercayaan nasabah.
Komisaris Utama BNI Omar Sjawaldy Anwar mengatakan, kepercayaan nasabah perlu dijaga melalui pelayanan yang tulus dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. “Kepercayaan nasabah adalah amanah yang harus kami jaga melalui pelayanan yang tulus,” ujar Omar.
Sementara itu, Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan pelayanan. Menurutnya, integritas tidak hanya menjadi nilai yang disampaikan kepada pegawai, tetapi perlu diterapkan dalam setiap keputusan dan tindakan. “Integritas bukan sekadar nilai, tetapi harus menjadi dasar dalam setiap keputusan dan tindakan kita,” katanya.
Putrama mengatakan prinsip tersebut berkaitan dengan perjalanan BNI sebagai institusi yang lahir dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai Swadharma Bhakti Nagara, serta Seva, Karya, dan Raksa menjadi landasan bagi insan BNI dalam menjalankan pengabdian, bekerja secara profesional, dan menjaga kepercayaan. Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI juga menempatkan pelayanan dan tata kelola sebagai bagian dari transformasi perusahaan.
Menurut Putrama, hubungan dengan nasabah menjadi bagian dari perjalanan BNI selama delapan dekade. “Kepercayaan dan kesetiaan nasabah menjadi energi dan semangat bagi kami untuk terus bertransformasi,” ujarnya. Peringatan Harpelnas 2026 selanjutnya menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan, integritas, dan hubungan jangka panjang dengan nasabah.
Editor: Yudistiro Pranoto