JAKARTA, iNews.id - Suasana aktivitas warga bermain gim di salah satu Game Center di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Indonesia memiliki potensi besar mengembangkan industri gim nasional seiring tingginya jumlah pemain dan nilai pasar yang mencapai sekitar US$2 miliar atau Rp36 triliun pada 2025. Meski menjadi salah satu pasar gim terbesar di kawasan ASEAN, pengembang lokal baru menyumbang sekitar 5% dari total pendapatan industri.
Rendahnya kontribusi tersebut dipengaruhi keterbatasan akses pendanaan, skala usaha yang masih didominasi pelaku mikro, serta ketatnya persaingan dengan gim internasional. Di sisi lain, transaksi pembelian gim dan layanan top-up terus meningkat seiring bertambahnya pengguna aktif dan penggunaan pembayaran digital.
Pemerintah melalui Perpres Nomor 19 Tahun 2024 dan Perpres Nomor 37 Tahun 2026 diharapkan dapat memperkuat ekosistem industri gim nasional melalui dukungan pembiayaan, investasi, infrastruktur, dan penguatan pasar bagi pengembang lokal.
Editor: Yudistiro Pranoto