JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melanjutkan program modernisasi sarana penumpang melalui pengoperasian rangkaian Stainless Steel New Generation di berbagai relasi kereta api jarak jauh. Hingga Juni 2026, sebanyak 39 trainset atau 391 kereta hasil produksi PT INKA telah beroperasi melayani pelanggan. Pengadaan tersebut merupakan bagian dari program pembaruan 612 unit kereta yang dijalankan sejak 2023 dengan nilai investasi mencapai Rp5,505 triliun dan ditargetkan selesai pada 2027.
Program modernisasi ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap moda transportasi yang semakin nyaman, aman, dan modern. Kereta New Generation hadir dengan berbagai peningkatan fasilitas, antara lain kursi ergonomis yang dapat direbahkan hingga 135 derajat, kursi putar mengikuti arah perjalanan, ruang kaki yang lebih luas, meja lipat, stop kontak dan USB port di setiap kursi, serta pintu geser otomatis.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan pengadaan kereta New Generation merupakan investasi jangka panjang perusahaan dalam memperbarui sarana penumpang secara bertahap. “Setiap trainset yang beroperasi menghadirkan standar kenyamanan yang lebih baik dan menjadi bagian dari pengembangan layanan yang terus kami lakukan,” ujarnya.
Selain peningkatan kenyamanan di dalam kabin, sejumlah layanan juga telah dilengkapi fasilitas tambahan seperti Passenger Information Display System (PIDS), toilet dengan foot washer, musala, meja ganti popok bayi, kabin yang lebih senyap, hingga penyediaan selimut pada perjalanan malam tertentu. KAI juga terus melakukan evaluasi berdasarkan masukan pelanggan dan petugas operasional untuk menyempurnakan desain dan fasilitas pada rangkaian berikutnya. “Berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama sehingga penyempurnaan terus dilakukan pada trainset-trainset berikutnya,” kata Anne.
Saat ini, rangkaian Stainless Steel New Generation telah digunakan pada berbagai layanan kelas eksekutif, campuran eksekutif-ekonomi, hingga ekonomi di sejumlah rute utama di Pulau Jawa. Menurut Anne, bertambahnya jumlah trainset yang diterima hingga 2027 akan memperluas jangkauan layanan tersebut sehingga semakin banyak pelanggan dapat menikmati pengalaman perjalanan dengan standar kenyamanan yang lebih tinggi. “Semakin banyak pelanggan yang dapat menikmati perjalanan dengan standar kenyamanan New Generation,” tutupnya.
Editor: Yudistiro Pranoto