JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, meninjau langsung layanan pelanggan di wilayah Daerah Operasi 3 Cirebon pada hari kedua Posko Angkutan Lebaran 2026, Sabtu (14/3). Peninjauan dilakukan di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebon Prujakan yang menjadi simpul penting perjalanan kereta api di jalur pantai utara Jawa.
Kunjungan tersebut dilakukan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran. Kawasan Cirebon memiliki posisi strategis karena menghubungkan jalur utara Jawa dengan jalur tengah menuju wilayah selatan seperti Yogyakarta, Purwokerto, hingga Jawa Timur.
Data KAI menunjukkan lonjakan penumpang kereta api jarak jauh sejak pertengahan Maret. Pada 13 Maret 2026, tercatat 165.655 pelanggan dilayani dalam satu hari dengan tingkat okupansi mencapai 101,4 persen dari kapasitas 163.432 kursi. Sementara hingga pukul 09.00 WIB pada 14 Maret 2026, pemesanan tiket mencapai 166.288 pelanggan atau 101,7 persen dari kapasitas harian.
Secara keseluruhan, penjualan tiket untuk periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026 telah mencapai 2.994.943 tiket atau sekitar 66,6 persen dari total kapasitas yang disediakan. Dalam kunjungan tersebut, Bobby meninjau sejumlah fasilitas pelayanan pelanggan, mulai dari loket tiket, layanan pelanggan, ruang pemantauan CCTV, pos kesehatan, hingga ruang Service on Train (SOT). Ia juga menyapa pelanggan di ruang tunggu serta berdialog dengan petugas layanan di stasiun.
Peninjauan turut dilakukan di Stasiun Cirebon Prujakan, termasuk melihat layanan Motor Gratis (Motis), ruang Lost and Found, serta fasilitas kesehatan bagi pelanggan. “Cirebon memiliki peran penting sebagai simpul perjalanan kereta api di Pulau Jawa. Banyak pelanggan melakukan perjalanan lintas wilayah melalui stasiun ini,” ujar Bobby.
Ia menegaskan kesiapan layanan pelanggan menjadi perhatian utama selama masa Angkutan Lebaran. “Kami ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar sejak tiba di stasiun hingga sampai di tujuan,” katanya.
Kunjungan tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono yang turut meninjau pengelolaan sampah di stasiun, termasuk pemilahan sampah dan penyediaan water station untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
Editor: Yudistiro Pranoto