JAKARTA, iNews.id - Artificial Intelligence (AI) dapat mewarnai hoaks di pilpres 2024. Hal itu disampaikan oleh Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dalam kuliah umum Political Marketing Mini MBA yang digelar di kantor LSI, Jakarta pada Sabtu (28 Oktober 2024).
Kuliah umum ini digelar sebagai hasil kerjasama antara LSI Denny JA, Sekolah Bisnis Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dan Kuncie dan merupakan bagian dari program Executive Education: Mini MBA Political Marketing.
Kuliah umum ini digelar untuk memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya pemasaran politik dalam konteks demokrasi modern.
Denny JA memulai kuliah umumnya dengan siaran video Jokowi yang fasih dalam berbahasa Mandarin, yang ternyata merupakan produk deepfake technology.
Mengutip dari Reuters News, Denny JA menyoroti fenomena global di mana telah beredar 500.000 video dan audio palsu atau deepfake sepanjang tahun 2023.
Editor: Yudistiro Pranoto