JAKARTA, iNews.id — Pengunjung melihat pameran seni karya seniman Bambang Supriadi bertajuk "Sela Menjadi", di The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026). Pameran yang diselenggarakan Revoluta Art Space ini digelar hingga 18 Agustus 2026 dan terbuka gratis untuk umum.
Selama lebih dari tiga dekade, figur manusia menjadi pusat praktik artistik Bambang Supriadi. Dalam pameran ini, figur manusia mengalami pergeseran dari kanvas dua dimensi menuju medium relief. Kurator Diaz Ramadhansyah. menilai perubahan tersebut membuat tubuh tidak lagi sekadar citra pada bidang datar, tetapi memiliki kedalaman, bobot, serta hubungan fisik dengan material pembentuknya.
Karya-karya Bambang menampilkan karakter material secara terbuka, mulai dari serat kardus, sambungan kawat, bekas kikisan dempul hingga material GRC dengan kepadatan dan retakan kecilnya. Jejak proses penciptaan tidak disamarkan, sehingga permukaan karya menyimpan riwayat pembuatannya. Pendekatan tersebut memperlihatkan lapisan material sebagai bagian dari waktu dan sejarah yang melekat pada tubuh karya.
Melalui medium relief, perhatian penonton diarahkan dari ekspresi wajah menuju gestur tubuh, seperti lengkung punggung, arah bahu, dan tarikan lengan. Gestur tersebut menjadi ruang bagi pengalaman kerja, kehilangan, dan ingatan untuk hadir dalam karya. Permainan cahaya dan pergerakan penonton juga mengubah bayangan serta kedalaman relief, sehingga hubungan antara tubuh, material, dan ruang menjadi bagian penting dari pengalaman menikmati pameran.
(Foto: Yudistiro Pranoto)
Editor: Yudistiro Pranoto