JAKARTA, iNews.id – Peluncuran Cyber Breaker 2026 Season 3 menjadi momentum lanjutan dalam memperkuat pengembangan talenta siber di Indonesia. Program ini menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak pertama kali digelar, dari 137 peserta pada Season 1 menjadi 616 peserta pada Season 2. Selain itu, ajang ini mencatat lebih dari 2,3 juta tayangan digital dan melibatkan lebih dari 44 komunitas siber dan teknologi informasi.
Memasuki Season 3, penyelenggara menargetkan 1.000 pendaftar sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan dan memperkuat ekosistem. “Target ini menjadi langkah lanjutan untuk membuka lebih banyak peluang bagi talenta siber Indonesia,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi, Kamis (16/4/2026).
Kompetisi tahun ini dirancang lebih terstruktur melalui dua tahapan utama, yakni Cyber Breaker Development (CBD) dan Cyber Breaker Competition (CBC). Tahap CBD mencakup seleksi regional hingga nasional sebagai jalur awal pembinaan peserta. Tim terbaik kemudian melaju ke Promotion Day sebelum tampil di CBC League sebagai panggung utama. Format ini menekankan proses pengembangan, tidak sekadar mengejar gelar juara.
Kegiatan ini juga menonjolkan kolaborasi lintas sektor. Satria Siber Nusantara hadir sebagai sponsor utama, sementara kolaborasi Peris.ai dan RRQ berlanjut untuk memperkuat pendekatan cyber esports. Di sisi lain, pelatihan Cyber-Gig yang melibatkan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi bagian strategis dalam menyiapkan talenta yang relevan dengan kebutuhan industri.
Program pelatihan tersebut juga mendukung pengembangan gig economy dengan membekali peserta keterampilan praktis dan fleksibel di bidang keamanan siber. Seiring meningkatnya kebutuhan tenaga ahli di era transformasi digital, peluang kerja berbasis proyek di sektor ini dinilai semakin terbuka luas.
Mengusung semangat #WinAtEveryLevel, Cyber Breaker Season 3 menekankan bahwa setiap tahap merupakan bagian dari pencapaian. Ajang ini diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai inisiatif kolaboratif dalam membangun ekosistem talenta siber nasional yang kompetitif dan berkelanjutan.
Editor: Yudistiro Pranoto