BANDUNG, iNews.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Selasa (28/4/2026). Rapat berlangsung secara hybrid dengan kehadiran terbatas di Gedung Negara Pakuan serta partisipasi daring.
Dalam forum tersebut, pemegang saham membahas tujuh agenda strategis, mulai dari persetujuan laporan tahunan hingga perubahan susunan pengurus. Perseroan juga menetapkan penggunaan laba bersih dengan pembagian dividen sebesar Rp900 miliar atau Rp85,54 per saham. Agenda lain mencakup penunjukan akuntan publik, pengkinian rencana aksi pemulihan, perubahan anggaran dasar terkait posisi bank sebagai induk konglomerasi keuangan, serta penyesuaian struktur direksi guna memperkuat transformasi digital dan tata kelola perusahaan.
RUPST juga menyetujui perubahan pengurus, termasuk penunjukan Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Independen, yang efektif setelah persetujuan Otoritas Jasa Keuangan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan, dirinya mengusulkan figur berintegritas untuk memperkuat manajemen. “Saya merekomendasikan orang-orang dalam bank bjb yang menurut saya memiliki integritas,” ujarnya.
Sepanjang 2025, bank bjb mencatatkan total aset Rp221,3 triliun, menjadikannya bank pembangunan daerah dengan aset terbesar di Indonesia. Kinerja tersebut didukung penguatan teknologi, penguasaan pasar, serta kolaborasi dengan pemegang saham.
Editor: Yudistiro Pranoto