Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Kamiseng Tukang Becak asal Bantaeng Naik Haji, Menabung 26 Tahun Hasil Mengayuh
Advertisement . Scroll to see content

Haru! Pelajar SMP Jadi Jemaah Haji Termuda di Semarang, Berangkat di Usia 14 Tahun

Kamis, 30 April 2026 - 14:33:00 WIB
Haru! Pelajar SMP Jadi Jemaah Haji Termuda di Semarang, Berangkat di Usia 14 Tahun
Salahuddin Al Ayyubi, jemaah haji termuda asal Kabupaten Semarang, siap berangkat ke Tanah Suci di usia 13 tahun bersama sang ibunda. (Foto: iNews/Lurisa Lulu)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Seorang pelajar SMP Negeri 1 Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Salahuddin Al Ayyubi Pawirodiharjo, menjadi jemaah haji termuda tahun 2026. Di usia 13 tahun, dia siap menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci bersama sang ibu.

Salahuddin merupakan bagian dari 902 jemaah haji asal Kabupaten Semarang yang tergabung dalam lima kelompok terbang (kloter) pemberangkatan. Keberangkatannya menjadi sorotan karena usianya yang masih sangat muda dibanding jemaah lainnya.

Perasaan bahagia sekaligus gugup dirasakan Salahuddin menjelang keberangkatan.

"Perasaannya senang tapi ded-degan juga," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Semarang Rozikin menjelaskan, Salahuddin bisa berangkat haji melalui pelimpahan porsi dari ayahnya yang telah meninggal dunia.

"Untuk jemaah termuda ada satu bernama Salahuddin Al Ayyubi, umurnya 14 tahun yang mendapat pelimpahan dari ayahnya karena meninggal dunia," katanya.

Keberangkatan ini merupakan bagian dari rencana lama keluarga. Sang ibu, Jazilatul Ulya, telah mendaftar haji sejak tahun 2012 bersama suaminya.

Namun, rencana tersebut berubah setelah sang suami meninggal dunia. Salahuddin kemudian menggantikan posisi ayahnya untuk berangkat bersama ibunya.

"Kami diberitahu sejak November setelah ada aturan baru dari pemerintah soal usia berangkat haji," katanya.

Meski masih duduk di bangku kelas 7 SMP, Salahuddin tetap menunjukkan kesiapan untuk menjalani ibadah haji. Dia juga harus meninggalkan kegiatan belajar mengajar selama sekitar dua bulan.

Meski tidak mengikuti pembelajaran dan penilaian akhir semester secara langsung, dia tetap menyelesaikan kewajiban akademik melalui tugas pengganti yang telah dipersiapkan sebelum keberangkatan.

Selain itu, Salahuddin juga telah mengikuti rangkaian manasik haji sebagai bekal dalam menjalani seluruh proses ibadah di Tanah Suci.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut