Khutbah Arafah Disiarkan Langsung dari Saudi ke Seluruh Dunia, Diterjemahkan ke 35 Bahasa
MAKKAH, iNews.id - Khutbah Arafah akan disiarkan langsung dari Masjid Namirah, Provinsi Makkah, Arab Saudi, pada 9 Dzulhijjah. Pemerintah Arab Saudi sebelumnya memutuskan 1 Dzulhijjah jatuh pada 18 Mei, yang berarti Wukuf akan berlangsung Selasa (26/5/2026).
Kepala Kepresidenan Urusan Agama Dua masjid Suci (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi) Syekh Abdulrahman Al Sudais, mengatakan khutbah akan diterjemahkan ke dalam 35 bahasa dan disiarkan langsung melalui platform digital dan saluran afiliasi.
Tujuannya, kata Syekh Sudais, khutban Arafah diharapkan bisa didengarkan langsung kepada umat Islam seluruh dunia, menyampaikan dakwah Islam mengenai moderasi.
Inisiatif menerjemahkan khutban Arafah ke dalam banyak bahasa mencerminkan komitmen Arab Saudi untuk melayani Islam dan pemeluknya serta menyoroti kepedulian kepemimpinan Kerajaan terhadap para jemaah.
“Proyek penerjemahan khutbah Arafah merupakan salah satu inisiatif utama presidensi, dibangun berdasarkan keahlian yang telah terakumulasi selama bertahun-tahun,” katanya.
Menurut Syekh Sudais, kepresidenan Dua Masjid Suci telah meningkatkan kemampuan teknis dan media dengan melibatkan beberapa tim khusus agar khutbah menjangkau khalayak global seluas mungkin.
Jemaah haji melaksanakan puncak ibadah haji yakni Wukuf di Arafah setiap 9 Dzulhijjah. Para jemaah melakukan berbagai ibadah, seperti membaca Alquran, mendengarkan ceramah, dan berdoa, sejak siang hingga selepas magrib, bahkan tak sedikit yang mendaki Jabal Rahmah meski di bawah sengatan terik matahari.
Editor: Anton Suhartono