Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 23 Korban Bus Transjakarta Adu Banteng di Jalur Langit Cipulir Sudah Pulang dari RS
Advertisement . Scroll to see content

10.000 Orang di Peru Gelar Aksi Dukung Adu Banteng dan Sabung Ayam

Sabtu, 22 Februari 2020 - 13:16:00 WIB
10.000 Orang di Peru Gelar Aksi Dukung Adu Banteng dan Sabung Ayam
Petarung matador Peru, Andres Roca Rey, tampil di festival "Senor de los Milagros" di arena adu banteng Acho di Lima, 4 Desember 2016. (FOTO: ERNESTO BENAVIDES / AFP)
Advertisement . Scroll to see content

LIMA, iNews.id - Sekitar 10.000 orang berdemonstrasi mendukung adu banteng dan sabung ayam di Lima, Peru. Protes digelar menjelang keputusan pengadilan tertinggi terkait masa depan mereka.

Aktivis hak-hak hewan membawa kasus ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendesak agar MK menyatakan tidak konstitusional-nya sebuah undang-undang membebaskan adu banteng dan ayam dari hukum perlindungan hewan.

Pengadilan akan mengambil keputusan atas kasus tersebut pada Selasa besok.

"Bersatu untuk semangat, budaya, dan tradisi," demikian salah satu tulisan spanduk, seperti dilaporkan AFP, Sabtu (22/2/2020).

Adu banteng dan ayam menjadi kegiatan populer di Peru sejak penjajahan Spanyol, tetapi kelompok-kelompok hak-hak hewan menuntut diakhirinya praktik tersebut.

Undang-undang yang melindungi binatang peliharaan dan binatang buas untuk dikurung memiliki pasal yang membebaskan banteng dan ayam diadu. Dua binatang itu dianggap bagian dari pertunjukan budaya.

Para pembela adu banteng dan ayam jantan mengatakan, mata pencaharian 400.000 orang yang terlibat dalam pengembangbiakan hewan-hewan ini akan berisiko jika kegiatan itu dilarang.

Adu banteng dan ayam sah di banyak negara Amerika Latin, tetapi tidak di Peru dan Cile, di mana hal itu dilarang pada 1818.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut