166 Tewas dalam Demo Kematian Penyanyi Pop di Ethiopia

Arif Budiwinarto ยท Minggu, 05 Juli 2020 - 04:10 WIB
 166 Tewas dalam Demo Kematian Penyanyi Pop di Ethiopia

Dalam sepekan demo kematian penyanyi pop di Ethiopia telah menewaskan 166 orang (foto: AFP)

ADDIS ABABA, iNews.id - Setidaknya 166 orang tewas akibat kekerasan dalam aksi demonstrasi yang melanda Ethiopia setelah kematian penyanyi pop kenamaan, Hachalu Hundessa.

Hachalu yang merupakan anggota etnis Oromo, etnis terbesar di Ethiopia, tewas ditembak orang tak dikenal di Addis Ababa pada Senin malam lalu. Kematian Hachalu memicu ketegangan etnis yang mengancam transisi demokrasi negara itu.

Sepanjang pekan kemarin, wilayah Oromia dan Addis Ababa diliputi situasi mencekam. Aksi demonstrasi menuntut penyelidikan kematian Hachalu berujung bentrokan yang merenggut ratusan korban jiwa. Sementara 1.084 orang ditangkap.

"Setelah kematian Hachalu, 145 warga sipil dan 11 pasukan keamanan telah kehilangan nyawa dalam kerusuhan di kawasan itu," kata Wakil Komisaris Polisi Wilayah Oromia, Girma Gelam, Sabtu (4/7/2020), dikutip dari AFP.

"Sekarang kerusuhan telah benar-benar berhenti," lanjutnya.

Para pejabat Ethiopia berasumsi banyaknya korban tewas dari warga sipil dalam kerusuhan tersebut ada kaitannya dengan tindakan kekerasan antar-etnis yang sengaja diciptakan otoritas keamanan.

Hachalu merupakan publik figur yang amat dihargai oleh etnis Oromos. Lagu-lagu Hachalu kerap menyuarakan tentang marginalisasi ekonomi dan politik, serta protes anti-pemerintahan yang menggulingkan Abiy Ahmed dari kursi perdana menteri pada 2018.

Editor : Arif Budiwinarto