18 Tentara Terinfeksi Corona, 2 Pangkalan Militer AS di Korsel dalam Pengawasan
SEOUL, iNews.id - Pasukan Amerika Serikat di Korea Selatan (USFK), Sabtu (16/1/2021), menerapkan pengawasan ketat di dua pangkalan terbesar, US Army Garrison Yongsan dan Camp Humphreys, setelah belasan tentara terinfeksi Covid-19.
Pengawasan markas dilakukan sejak Sabtu hingga Selasa pekan depan. Camp Humphreys yang terletak di Pyeongtaek, Seoul, merupakan pangkalan militer AS terbesar di luar negeri, menampung anggota USFK, ribuan tentara lainnya, pekerja sipil, serta anggota keluarga mereka.
Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) menyatakan, sejauh ini ada 18 orang yang positif.
Kasus tesebut menambah klaster baru penularan Covid-19 di Korsel. Negeri Gingeng melaporkan penambahan harian 580 kasus infeksi Covid-19 pada Jumat malam, sehingga totalnya menjadi 71.820 penderita, dengan 1.236 kematian.
Penambahan Kasus Covid-19 di Korsel Cetak Rekor Tertinggi, 1.241 Orang Positif dalam Sehari
Lebih dari 60 persen kasus yang ditularkan di dalam negeri berasal dari Seoul dan daerah sekitarnya. Untuk itu, pedoman menjaga jarak sosial akan diperpanjang di ibu kota berpenduduk padat tersebut serta wilayah sekitarnya selama 2 pekan mendatang.
Korsel Catat Rekor Lonjakan Infeksi Covid, Perdana Menteri Sebut 'Krisis Kritis'
"Meski telah menghentikan penyebaran gelombang ketiga pandemi dan trennya telah berubah menurun, kita belum berada di waktu dan tempat untuk bisa lengah," ujar Menteri Kesehatan Kwon Deok Cheol, dikutip dari Reuters, Sabtu (16/1/2021).
Beberapa bisnis saat ini terpaksa ditutup, seperti gym, bar, dan karaoke. Pembatasan aktivitas juga diberlakukan mencakup larangan pertemuan pribadi lebih dari empat orang serta sebagian besar toko harus tutup pada pukul 21.00.
Otoritas kesehatan juga mendesak warga tetap di rumah selama liburan Tahun Baru Imlek pada awal Februari. Pada waktu itu biasanya warga pulang kampung untuk berkumpul dengan keluarga.
Editor: Anton Suhartono