3 Kapal Tanker Meledak dan Terbakar Kena Ranjau Iran di Selat Hormuz
TEHERAN, iNews.id - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Selasa (20/10/2026), menghentikan tiga kapal tanker menggunakan ranjau laut. Ketiga kapal tersebut dianggap melintasi Selat Hormuz secara ilegal.
“Dua kapal tanker minyak yang melanggar aturan terbakar dan dihentikan karena ledakan ranjau yang ditanam oleh personel pemberani Angkatan Laut IRGC di titik penyeberangan ilegal bagian selatan Selat Hormuz,” bunyi pernyataan IRGC, seperti dilaporkan Sepah News.
Dalam pernyataan terpisah beberapa jam kemudian, IRGC mengungkap kapal tanker minyak ketiga meledak dan terbakar setelah menghantam ranjau laut di selatan Selat Hormuz.
IRGC mengungkap, kapal tanker ketiga yang mengangkut 2 juta barel lebih minyak mentah menonaktifkan seluruh sistem radar dan navigasinya.
Sejak pecahnya perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari, militer Iran berulang kali menyerang kapal-kapal yang berusaha melintasi Hormuz di jalur selatan dekat pantai Oman.
Serangan AS dan Israel, direspons Iran dengan memblokade Selat Hormuz. Sejak itu pasokan eneri dunia terganggu memicu lonjakan harga minyak dunia. Dalam kondisi damai sebelum perang, Selat Hormuz dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.
Iran mewajibkan seluruh kapal meminta izin sebelum melintasi jalur perairan strategis itu, termasuk yang melewati rute dekat pantai Oman.
Editor: Anton Suhartono