Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : China Tak Terima Dikaitkan dengan Ambisi Trump Merebut Greenland
Advertisement . Scroll to see content

36 Orang yang Dievakuasi dari China ke Prancis Diduga Terpapar Virus Korona

Senin, 03 Februari 2020 - 12:20:00 WIB
36 Orang yang Dievakuasi dari China ke Prancis Diduga Terpapar Virus Korona
Penumpang diperiksa ketika turun dari pesawat yang membawa warga Prancis dievakuasi dari Wuhan di Pangkalan Udara Tube Istres-Le di Istres, Prancis. (Foto: Handout / ECPAD / AFP
Advertisement . Scroll to see content

AIX EN PROVENCE, iNews.id - Sebanyak 36 orang dievakuasi dari China dan mendarat di Prancis pada Minggu (2/2/2020) menunjukkan gejala virus korona. Kini virus baru itu sudah menewaskan lebih dari 360 orang.

Secara keseluruhan, 254 orang tiba di Prancis dari Kota Wuhan di China, tempat virus mematikan pertama kali terdeteksi.

"Sekitar 20 orang yang menunjukkan gejala tetap berada di landasan di bandara Istres di selatan Prancis untuk menjalani tes lebih lanjut," kata Menteri Kesehatan Agnes Buzyn, seperti dilaporkan AFP, Senin (3/2/2020).

Mereka termasuk warga negara Prancis dan non-Eropa.

Tes dilakukan untuk mengetahui apakah mereka terpapar virus korona dan hasilnya akan diketahui pada hari ini waktu setempat.

Selanjutnya, 16 warga negara asing yang menunjukkan gejala diterbangkan kembali ke negara masing-masing.

Penerbangan evakuasi kedua membawa orang-orang dari 30 negara yang berbeda, kebanyakan dari mereka orang Eropa. Sebanyak 65 dari mereka adalah orang Prancis.

Sebanyak 124 orang bukan warga Prancis dengan cepat melakukan perjalanan ke negara asal mereka, menurut sumber militer di Istres.

Sembilan warga Belgia dan tiga mitra mereka, serta 15 warga Belanda dan dua kerabat China mereka diisolasi setelah melakukan perjalanan dari Istres ke bandara militer dekat Brussel, menurut kantor berita Belga.

Namun, 60 lainnya dari Meksiko, Rwanda, Brasil, dan Georgia tetap di Prancis.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian, mengatakan kepada RTL, beberapa dari mereka yang kembali akan dikarantina selama 14 hari, sementara yang lain akan diizinkan kembali ke negara asal mereka jika tidak menunjukkan gejala virus.

Le Drian memuji kerja sama luar biasa otoritas China yang memungkinkan semua warga negara Prancis yang ingin pulang untuk melakukannya.

Menteri kesehatan meyakinkan bahwa kedatangan lebih banyak orang dari Wuhan tidak memberikan risiko tambahan penularan virus.

Prancis dan negara-negara G7 lainnya akan membahas tanggapan bersama atas wabah virus korona.

Sejauh ini di Prancis, hanya enam kasus virus korona yang terdeteksi.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut