4 Turis Finlandia yang Sebar Agama Kristen Terancam 5 Tahun Penjara
KUALA LUMPUR, iNews.id - Polisi Malaysia menangkap empat wisatawan dari Finlandia atas dugaan melanggar hukum karena menyebarkan materi-materi agama Kristen di tempat umum.
Kepala kepolisian Mohammad Iqbal Ibrahim di Pulau Langkawi mengatakan, sejumlah anggota masyarakat melaporkan tindakan kelompok wisatawan yang menyebarkan bahan-bahan agama Kristen. Pulau Langkawi adalah salah satu daerah turis di Malaysia.
Seperti dilaporkan Malay Mail, Jumat (23/11/2018), Mohammad Iqbal Ibrahim mengatakan, turis yang ditangkap, berumur 27 hingga 60 tahun. Mereka ditangkap berdasarkan tiga laporan dugaan kegiatan tersebut sejak tiba di Malaysia pada 18 November.
Para pejabat menyebut, dua pria dan dua perempuan yang ditangkap di sebuah hotel itu ditemukan membawa buku catatan keagamaan dan barang-barang lainnya.
Polisi menyita 47 pulpen dan 336 buku kecil berisi sejumlah kutipan Injil yang diyakini untuk disebarkan ke masyarakat.