Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Tewas Serangan Brutal Israel ke Jadi 250 Orang, Hizbullah Janjikan Pembalasan
Advertisement . Scroll to see content

42 Warga dan Tentara Israel Tewas selama Perang Melawan Iran

Kamis, 09 April 2026 - 14:16:00 WIB
42 Warga dan Tentara Israel Tewas selama Perang Melawan Iran
Perang melawan Iran dan kelompok Hizbullah Lebanon sejak 28 Februari telah menewaskan sedikitnya 42 warga dan tentara Israel(Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perang melawan Iran dan kelompok Hizbullah Lebanon sejak 28 Februari telah menewaskan sedikitnya 42 warga Israel. Selain akibat serangan Iran, korban tewas juga disebabkan bentrokan dengan kelompok Hizbullah.

Militer Zionis menggelar Operasi Roaring Lion, bersama dengan Amerika Serikat (AS), untuk menyerang Iran. Perang berakhir sementara melalui gencatan senjata.

Portal berita Israel Ynet melaporkan, sebanyak 22 warga tewas akibat serangan rudal, 12 tentara serta satu warga tewas dalam bentrokan dengan kelompok Hizbullah Lebanon, serta tujuh lainnya tewas saat berlari menyelamatkan diri ke tempat-tempat perlindungan.

AS dan Iran pada Rabu (8/4/2026) waktu Teheran menyepakati gencatan senjata selama 2 minggu. Namun hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata oleh Presiden AS Donald Trump, Israel menggelar serangan besar-besaran ke berbagai wilayah Lebanon, menewaskan lebih dari 250 orang.

Iran menyebut Presiden AS Donald Trump menerima 10 poin tuntutan Iran untuk mengakhiri konflik, namun kemudian dibantah oleh Gedung Putih.

Di antara 10 poin yang diajukan Iran adalah penghentian serangan ke Lebanon. Namun para pejabat AS dan Israel membantah, Lebanon masuk dalam kesepakatan gencatan senjata.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmaeil Baqaei mengatakan serangan Israel tersebut merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata AS-Iran. Iran mengancam akan membatalkan gencatan senjata dan menutup kembali Selat Hormuz.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut