Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Damkar Evakuasi Penghuni Apartemen Jaksel yang Terjebak di Lift
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Kebakaran Dahsyat 7 Apartemen Hong Kong, Ratusan Penghuni Diduga Terjebak

Kamis, 27 November 2025 - 11:07:00 WIB
5 Fakta Kebakaran Dahsyat 7 Apartemen Hong Kong, Ratusan Penghuni Diduga Terjebak
Kebakaran blok apartemen di Hong Kong, Rabu (26/11), menjadi salah satu tragedi paling mematikan dalam beberapa dekade (Foto: NBC News)
Advertisement . Scroll to see content

HONG KONG, iNews.id - Kebakaran besar yang melahap kompleks apartemen Wang Fuk Court di Distrik Tai Po, Hong Kong, Rabu (26/11/2025), menjadi salah satu tragedi paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir. 

Tujuh dari delapan gedung berlantai 31 di kompleks itu habis terbakar sejak api pertama kali muncul pada Rabu (26/11/2025) sore, dan hingga Kamis pagi api masih belum sepenuhnya padam.

Berikut lima fakta utama terkait tragedi yang menewaskan puluhan orang dan membuat ratusan lainnya masih hilang, kemungkinan besar masih terjebak.

1. 44 Orang Tewas dan 279 Hilang, Mungkin Terjebak

Kebakaran dahsyat ini menewaskan sedikitnya 44 orang. Sementara itu, 279 penghuni lainnya masih hilang dan dicari oleh tim SAR. Ada kemungkinan mereka terjebak di dalam bangunan.

Kompleks ini menampung hampir 4.600 penghuni, banyak di antaranya adalah warga lanjut usia. Tim evakuasi terus bekerja sepanjang malam untuk mencari para korban yang terjebak di lantai-lantai tinggi.

2. Tujuh Gedung Ludes Terbakar, Api Belum Sepenuhnya Padam

Dari total delapan tower, tujuh gedung hangus terbakar. Api menjalar dengan sangat cepat, dipicu angin kencang dan jarak antarbangunan yang sangat rapat. Hingga Kamis pagi, sebagian area masih mengeluarkan kobaran api dan asap pekat, mempersulit operasi penyelamatan.

3. Api Diduga Bermula dari Scaffolding Bambu

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan bahwa kebakaran dimulai dari scaffolding bambu yang digunakan untuk renovasi eksterior salah satu gedung.

Scaffolding bambu yang mudah terbakar itu diduga menyulut kobaran besar dalam waktu singkat, apalagi ditambah temuan busa-busa mudah terbakar di lapisan luar bangunan. Api kemudian merambat ke interior dan menjalar ke tower lain yang berdempetan.

4. Evakuasi Dramatis, Ratusan Penghuni Terjebak

Proses evakuasi berlangsung dramatis ketika api melahap gedung-gedung tinggi tersebut. Lebih dari 700 warga berhasil diselamatkan dan dibawa ke tempat penampungan darurat, tetapi ratusan lainnya belum ditemukan.

Untuk memerangi kobaran api, otoritas mengerahkan 200 armada pemadam, lebih dari 700 personel, serta 100 ambulans. Seorang petugas pemadam berusia 37 tahun turut menjadi korban tewas, sementara seorang lainnya dirawat akibat kelelahan panas.

5. Polisi Tangkap 3 Orang Terkait Kebakaran

Di tengah proses pemadaman yang masih berjalan, pihak kepolisian menangkap tiga orang yang diduga terkait kejadian ini. 

Mereka akan didakwa dengan pembunuhan, meski motif maupun rincian peran mereka belum diungkap. Penangkapan ini memicu dugaan adanya unsur kelalaian berat atau tindakan kriminal dalam pemicu awal kebakaran.

Tragedi yang melanda Blok Apartemen Wang Fuk Court ini memunculkan kembali sorotan terhadap standar keselamatan gedung tinggi di Hong Kong, terutama terkait penggunaan material renovasi, kepatuhan terhadap regulasi kebakaran, dan keamanan struktur scaffolding bambu yang umum dipakai di kota tersebut. 

Pemerintah Hong Kong kini memprioritaskan penanganan bencana, bahkan mempertimbangkan penundaan pemilu legislatif yang dijadwalkan berlangsung 7 Desember mendatang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut