Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Makna Filosofis di Balik Ritual Cuci Rupang di Imlek 2026, Cari Tahu di Sini!
Advertisement . Scroll to see content

5 Ritual Bangsa Aztec, Salah Satunya Tumbal Anak untuk Datangkan Hujan

Sabtu, 26 Februari 2022 - 18:33:00 WIB
5 Ritual Bangsa Aztec, Salah Satunya Tumbal Anak untuk Datangkan Hujan
ilustrasi bangsa Aztec (istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ritual bangsa Aztec yang menggunakan tumbal anak untuk datangkan hujan mengegerkan dunia. Keberadaan bangsa Aztec diketahui ada pada abad ke-14 dan runtuh pada tahun 1519 di Meksiko.

Persembahan tumbal biasanya diberikan untuk dewa-dewa yang mereka yakini. Bahkan, setelah korban tumbal diberikan, tulang tengkoraknya akan dipajang dan darahnya disimpan oleh para imam Bangsa Aztec.

Ritual bangsa Aztec dilakukan dengan tujuan yang bermacam, sehingga tumbal yang diberikan juga berbeda-beda. 

5 Ritual Bangsa Aztec

  • Tumbal Anak untuk Datangkan Hujan

Suku Aztec pernah melakukan ritual untuk mendatangkan hujan. Salah satu rangkaian dari ritual ini adalah melakukan tumbal anak. Tumbal itu ditujukan untuk Tlaloc yang merupakan dewa hujan dan petir.

Ritual bangsa Aztec dilakukan di salah satu puncak kuil kembar, Kota Aztec, Tenochtitlan. Anak-anak yang dipersembahkan bukanlah sukarelawan tumbal. Alhasil, tangisan mereka terdengar ketika menaiki anak tangga, tangisan itu dipercaya sebagai keberkahan hujan.

Jika anak-anak tidak menangis, maka mereka akan dipaksa menangis oleh orang tuanya. Anak-anak itu akan dibaringkan di bawah langit terbuka sebuah gua. Mereka akan dibunuh dan hujan yang turun akan membasahi jasad mereka.

  • Peperangan Mencari Tumbal

Bangsa Aztec melakukan tugasnya sebagai hamba untuk mempersembahkan tumbal kepada dewa. Saat peperangan banyak terjadi, maka para tawanan perang akan dijadikan tumbal oleh Bangsa Aztec.

Tetangga Bangsa Aztec dijadikan pembiakan manusia, hal itu sudah menjadi kesepakatan Bangsa Aztec dengan negara-negara Tlaxcala. Kedua pasukan itu berperang untuk mendapatkan tumbal manusia.

  • Festival Toxcatl

Bulan Toxcatl merupakan waktu untuk melakukan festival ini. Festival ini dipersembahkan untuk Dewa the god Tezcatlipoca. Pria yang memiliki badan ramping, kulit mulus dan rambut lurus yang panjang akan menjadi tumbalnya.

Pria yang sudah terpilih akan dijadikan, seperti dewa oleh rakyat bangsa Aztec selam 12 bulan. Mereka akan diberikan empat istri untuk diperlakukan sesuai kemauannya. Setelah 12 bulan mereka akan menaiki piramida agung untuk dicabik jantungnya.

  • Peresmian Piramida Agung

Ritual bangsa Aztec kali ini cukup berbeda dengan ritual lain pada umumnya, sebab untuk peresmian piraminda ini dibutuhkan jumlah tumbal yang sangat banyak. Sebab, banga Aztec sendiri menghabiskan waktu ratusan tahun untuk membangun ritual yang besar. 

Piramida selesai dibangun pada tahun 1487 dan pada saat itu dilakukanlah peresmian besar-besaran dengan tumbal yang banyak. Sebanyak 84.000 menjadi korban tumbal hanya dalam waktu empat hari.

Selama Bangsa Aztec berjaya, orang Meksiko telah menjadi korban dengan jumlah yang banyak, yaitu mencapai 250.000 orang.

  • Festival Menguliti Manusia

Festival ini dinamakan Tlacaxipehualiztli oleh Bangsa Aztec. Ritual ini menjadikan pria sebagai tumbal untuk dikuliti tubuhnya layaknya menguliti sebatang pohon.

Pria yang menjadi tumbal biasanya adalah sukarelawan atau keputusan imam. Sebelum dikuliti, pria itu akan dijadikan seorang dewa dengan riasan bulu merah dan perhiasan emas sebagai penghormatan sebagai dewa selama 40 hari.

Mereka diibaratkan memerankan sebagai dewa. Pada ritual banga Aztec ini ditunjuk 8 orang sebagai dewa. Setelah 40 hari mereka akan dibawa ke puncak kuil kemudian dikuliti oleh para imam yang tinggi. Kulit para korban dicelupkan ke cairan berwarna keemasan.

Sebagian kulit akan diberikan kepada imam yang menari-nari untuk digunakan. Sebagian kulit lainnya diberikan kepada 20 orang pemuda untuk mengemis.

Demikianlah 5 ritual Bangsa Aztec yang memerlukan manusia sebagai korban tumbalnya. Selamat belajar!b

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut