Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dubes AS Sebut Israel Berhak atas Timur Tengah, Negara-Negara Arab dan Muslim Murka
Advertisement . Scroll to see content

7 Warga Palestina Tewas, Israel Sebut Pengamanan Demonstrasi Sukses

Sabtu, 07 April 2018 - 11:57:00 WIB
7 Warga Palestina Tewas, Israel Sebut Pengamanan Demonstrasi Sukses
(Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

GAZA, iNews.id - Tujuh warga Palestina tewas ditembak tentara Israel dalam demonstrasi terbaru di perbatasan Gaza pada Jumat 6 April 2018. Dengan demikian' total korban meninggal dalam unjuk rasa sejak sepekan terakhir mencapai 26 orang. Di antara korban tewas dalam demonstrasi terbaru ini merupakan remaja 16 tahun.

Berdasarkan keterangan kementerian kesehatan, sebagaimana dikutip dari AFP, Sabtu (7/4/2018), sebanyak 408 demonstran lain menderita luka dan dirawat di beberapa rumah sakit serta klinik.

Gabungan Jurnalis Palestina menyebut, tak hanya demonstran yang menjadi sasaran peluru pasukan Israel, enam wartawan juga menderita luka tembakan.

Puluhan ribu warga Gaza berdemonstrasi pada Jumat kedua di beberapa titik perbatasan Israel, di antaranya di Khan Yunis, sisi perbatasan selatan yang diblokade Israel, dan sebelah timur Kota Gaza. Mereka membakar ratusan ban bekas serta melawan dengan melempari pasukan Israel dengan batu.

Namun jumlah demonstran pada kemarin berkurang dibandingkan dengan Jumat pekan lalu.

Pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, mengecam Israel atas pemblokiran Jalur Gaza. Dia juga menyetukan pengembalian para tahanan serta warga Palestina yang diassingkan oleh Israel.

"Mereka (Israel) mengatakan Gaza akan melepaskan prinsip-prinsipnya, ini merupakan proyek pembebasan dan (mimpi) untuk kembali saat mereka kelaparan. Gaza akan keluar hari ini," katanya, merujuk pada seruan protes untuk para pengungsi Palestina agar dapat kembali ke rumah mereka dengan cara melarikan diri atau diusir dari Israel.

Menurut dia, masyarakat Gaza menghancurkan pagar perbatasan karena tanah tesebut sebenarnya milik mereka yang dirampas. Warga juga berhadap bisa salat di Yerusalem, tempat suci umat Islamyang kini diklaim sebagai bagian dari jantung negara Israel.

Sementara itu juru  bicara militer Israe; Ronen Manelis menyebut penanganan aksi demonstrasi kemarin berlangsung lancar.

"Tidak ada dari tentara kami yang luka, tidak ada yang melintasi perbatasan," ujarnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut