70 Mayat Korban Pembantaian Massal Ditemukan di Desa Terpencil, Mayoritas Anak-Anak dan Lansia
OUAGADOUGOU, iNews.id – Puluhan orang tewas akibat serangan di sebuah desa terpencil di Burkina Faso. Kasus pembantaian massal itu diungkapkan oleh kepala jaksa di negara Afrika Barat itu, Senin (13/11/2023).
“Temuan awal memungkinkan tim (pencari fakta) untuk sementara memperkirakan jumlah orang yang terbunuh mencapai 70 orang,” ungkap Jaksa Simon Gnanou dalam sebuah pernyataan.
“Sebagian besar dari mereka adalah anak-anak dan lansia (pria dan wanita),” ujarnya.
Lokasi penemuan jenazah itu berada di Desa Zaongo, Provinsi Tengah Utara, Burkina Faso. Desa itu diserang pada 5 November lalu.
Akan tetapi, aparat keamanan setempat baru mengetahui pembantaian tersebut beberapa hari kemudian. Sebuah tim penyelidik dan pejabat militer yang dikawal ketat dikirim ke desa itu akhir pekan lalu.
“Para penyerang belum teridentifikasi,” kata jaksa.
Sementara itu, jumlah pasti korban dan orang hilang juga belum dapat dipastikan. Menurut Gnanou, semuanya baru akan terungkap setelah penyelidikan rampung.
Editor: Ahmad Islamy Jamil