Ada-Ada Saja, Warga Nekat Panjat Tembok Sekolah untuk Kasih Contekan ke Siswa yang Ujian
NEW DELHI, iNews.id - Pemandangan unik kembali tersaji di India, tepatnya di Negara Bagian Haryana. Banyak warga memanjat tembok, jendela, bahkan atap sekolah untuk membantu anak-anak atau kerabat mereka menjawab soal ujian.
Dilaporkan India Times, keluarga siswa kelas 10 Sekolah Chandrawati, Distrik Nuh, memanjat tembok belakang sekolah yang tinggi pada Rabu pekan lalu untuk menyerahkan lembar contekan melalui jendela.
Video dan foto aksi para warga tersebut menjadi viral di media sosial. Mereka melakukan kecurangan secara masif dan terang-terangan.
Sementara itu para pejabat sekolah bersikeras tidak ada kecurangan yang terjadi selama ujian kelas 10. Meski demikian sekolah tak memungkiri ada anggota keluarga yang berusaha membantu kerabat.
Kocak! Pesan Taksi Online yang Datang Malah Mobil Pickup, Penumpang Duduk di Bak Belakang
Beberapa sumber mengatakan kepada India Times, jawaban itu diserahkan setelah panitia ujian sekolah membagikan soal kepada peserta. Seorang pantia tampaknya membocorkan soal kepada orang-orang yang sudah menunggu di halaman parkir sekolah.
Soal pun beredar luas dan orang-orang tertentu memecahkan soal. Jawaban ditulis di selembar kertas kemudian diserahkan ke para peserta ujian melalui jendela.
Kocak, Kurir Lari Nyaris Disosor Angsa saat Kirim Paket
Salah satu video yang beredar menunjukkan, belasan orang memanjat tembok beton kemudian memanggil siswa dari jendela untuk memberikan jawabannya.
Melihat video itu, pejabat sekolah mengklaim pihak keamanan berhasil mencegah campur tangan pihak luar selama ujian.
“Orang-orang tersebut membuat kekacauan di luar sekolah dan tidak terjadi kecurangan di dalam sekolah. Meskipun mereka mencoba memanggil siswa di dalam, kami pastikan tidak ada hal buruk yang terjadi,” kata seorang staf sekolah.
Dia menambahkan sekolah tidak mengizinkan siapa pun masuk kecuali siswa. Selain itu sekolah mengklaim polisi turut membantu dengan berpatroli di area tersebut.
Meski demikian mantan siswa Sekolah Chandrawati mengatakan kepada Indian Express, kecurangan semacam itu sudah rutin terjadi di sekolahnya.
“Ini adalah peristiwa tahunan dan saya telah menyaksikannya secara rutin. Meski polisi datang, itu hanyalah formalitas,” kata seorang alumni.
Editor: Anton Suhartono