Ada Udang di Balik Batu, Ini Tujuan Israel Tawarkan Bantu Saudi Lawan Houthi
RIYADH, iNews.id - Israel ternyata memiliki kepentingan tersendiri di balik tawaran bantuan militer kepada Arab Saudi untuk menghadapi kelompok HouthiYaman. Di balik upaya melawan milisi yang didukung Iran tersebut, Israel berharap kerja sama militer dengan Riyadh bisa membuka jalan menuju normalisasi hubungan diplomatik kedua negara.
Namun, harapan Israel itu ditolak mentah-mentah dari Arab Saudi. Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) dilaporkan tidak tertarik menerima bantuan militer Israel, meski Amerika Serikat (AS) turut campur tangan untuk melobi Riyadh.
Surat kabar Israel, Haaretz, mengutip sumber pejabat Israel, melaporkan pemerintah Israel ingin memanfaatkan kerja sama menghadapi Houthi untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Arab Saudi. Langkah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi normalisasi hubungan di bawah Perjanjian Abraham yang diinisasi Presiden AS Donald Trump.
Dengan kata lain, tawaran bantuan Israel tidak semata-mata berkaitan dengan ancaman keamanan dari Houthi. Israel juga berupaya mendorong terobosan diplomatik dengan salah satu negara paling berpengaruh di dunia Arab tersebut.
Upaya itu bukan perkara mudah. Arab Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel dan tetap menegaskan bahwa normalisasi hubungan hanya dapat terwujud jika Palestina merdeka.