Ahli Rudal Hipersonik Rusia Orang Kepercayaan Putin Ditahan karena Bocorkan Rahasia Negara
MOSKOW, iNews.id - Seorang ahli rudal hipersonik yang juga orang kepercayaan Presiden Rusia Vladimir Putin, Anatoly Gubanov, ditahan atas tuduhan membocorkan rahasia ke negara lain.
Profesor berusia 63 tahun itu dituduh memberikan data desain aviasi sangat rahasia ke beberapa negara Barat.
Dikutip dari The Sun, Sabtu (5/12/2020), fisikawan terkemuka itu ditahan dinas intelijen FSB di Moskow dan terancam hukuman penjara antara 12 sampai 20 tahun jika terbukti bersalah.
"Berdasarkan penyelidikan, Gubanov menyerahkan data rahasia pengembangan aviasi ke luar negeri," kata sumber penegak hukum.
Rusia Uji Coba Sistem Rudal Anti-Balistik, Mampu Tangkal Serangan Luar Angkasa
Disebutkan, Gubanov bekerja sama dengan para ahli dari negara Barat dalam proyek internasional bernama Hexafly-Int yang bertujuan mengembangkan pesawat penumpang berkecepatan tinggi menggunakan bahan bakar hidrogen.
Proyek itu melibatkan para ahli dari Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Belgia, Italia, dan Australia.
China Luncurkan 2 Rudal Pembunuh Kapal Induk setelah Pesawat Mata-Mata AS Melintas
Meski demikian, Gubanov menepis tuduhan tersebut. Seorang sumber yang dekat dengan ayah lima anak itu mengatakan kepada surat kabar Kommersant, tujuan utama Gubanov hanya sebatas pada desain rudal yang belum ada dalam militer.
Pesawat Tempur China Dipasangi Rudal Baru yang Belum Pernah Terlihat Sebelumnya
Gubanov telah membuat beberapa perkembangan ilmiah di bidang ini yang seharusnya dirahasiakan. Dia merupakan pakar mesin roket padat supersonik.
Menurut laporan Kommersant, Gubanov telah meneken perjanjian untuk tidak membocorkan teknologi rahasia itu kepada asing. FSB mendalami apakah dia melanggar perjanjian itu.
Kantor berita Interfax melaporkan, Gubanov diduga memberikan informasi rahasia negara ke luar negeri atau melakukan tindakan lain untuk mengganggu keamanan Rusia, demi kepentingan negara, organisasi, atau perwakilan asing.
Gubanov lahir dari keluarga ilmuwan. Ayah mertuanya seorang profesor desainer penerbangan terkemuka di masa Uni Soviet, Leonid Shkadov.
Dia bekerja di Institut Pusat Aerohidrodinamika Zhukovsky (TsAGI) serta mengajar di beberapa universitas termasuk Institut Fisika dan Teknologi Moskow (MIPT). Dua putri dan satu putranya juga ahli fisika yang bekerja di TsAGI.
Gubanov akan menjalani sidang tertutup di pengadilan penjara Lefortovo dan ditahan hingga Februari 2021.
Editor: Anton Suhartono