Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Alquran Dibakar Lagi Kali Ini di Denmark, Begini Peringatan Keras OKI

Minggu, 23 Juli 2023 - 05:47:00 WIB
Alquran Dibakar Lagi Kali Ini di Denmark, Begini Peringatan Keras OKI
Ilustrasi aksi pembakaran Alquran embali terjadi, kali ini di Denmark (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Aksi pembakaran Alquran kembali terjadi, kali ini di Kopenhagen, Denmark, Jumat (21/7/2023). Demonstrasi yang mendapat izin dari pemerintan Denmark itu berlangsung setelah penodaan Alquran di Stockholm, Swedia.

Pembakaran Alquran di Denmark dilakukan oleh kelompok ultranasionalis Danske Patrioter di depan Kedutaan Besar Irak. Mereka juga membawa spanduk bertuliskan slogan-slogan menghina Islam. Setelah itu, mereka membakar bendera Irak dan kitab suci Alquran di bawah pengawalan ketat polisi.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dalam pernyataannya pada Sabtu (22/7/2023), mengecam keras pelecehan terhadap Alquran di Denmark tersebut.

"Kami mengutuk dengan sekeras-kerasnya pelecehan publik terhadap #Al-Qur'an di Denmark. Pembelaan dan kelambanan yang terus berlanjut terhadap tindakan Islamofobia ini, atas nama kebebasan berekspresi, jelas mendorong impunitas," bunyi pernyataan Kantor OKI di Jenewa, Swiss, dalam cuitan, seperti dilaporkan Anadolu.

OKI mendesak otoritas Denmark untuk menaati kewajibannya berdasarkan hukum internasional serta menerapkan resolusi Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB (HRC) yakni melawan kebencian terhadap agama yang baru diadopsi pekan lalu.

"Mereka yang tak berbicara, meskipun ada arahan jelas dari HRC untuk melakukannya, akan kehilangan kredibilitasnya segera," demikian isi pernyataan OKI, mengancam.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut