Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

Rabu, 30 September 2026 - 03:00:00 WIB
Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga
Iran melontarkan peringatan keras di tengah negosiasi dengan Amerika Serikat mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz (Foto: Kemhan Iran via AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran melontarkan peringatan keras di tengah negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz. Teheran menegaskan, jika Iran tidak dapat menjual minyak, negara-negara lain di kawasan juga tidak akan bisa menjual minyak mereka.

Peringatan tersebut disampaikan kepala negosiator Iran Mohammad Bagher Ghalibaf yang juga menjabat ketua parlemen Iran. 

Dia mengatakan Iran tidak akan menjamin keamanan infrastruktur negara-negara lain jika keamanan negaranya sendiri tidak mendapatkan jaminan.

"Di kawasan, di mana kita tidak bisa menjual minyak, tidak ada orang lain yang bisa menjual minyak; atau jika keamanan kita tidak terjamin, tidak ada infrastruktur yang tetap aman," kata Ghalibaf, seperti disiarkan stasiun televisi pemerintah Iran, dikutip Selasa (29/9/2026).

Pernyataan itu muncul ketika negosiasi AS-Iran masih berlangsung di New York. Isu keamanan Iran dan akses terhadap penjualan minyak menjadi salah satu persoalan yang ikut membayangi pembahasan mengenai Selat Hormuz.

Ghalibaf menegaskan posisi Iran dengan mengaitkan keamanan negaranya dengan keamanan infrastruktur strategis di kawasan Timur Tengah.

Ancaman tersebut sekaligus menyoroti pentingnya Selat Hormuz bagi perdagangan energi. Jalur perairan strategis itu menjadi salah satu titik utama lalu lintas minyak dan energi dunia.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut