Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! Trump Pertimbangkan Serang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Anggaran Tembok Perbatasan Ditolak, Trump Ancam Tutup Pemerintahan AS

Senin, 30 Juli 2018 - 10:08:00 WIB
Anggaran Tembok Perbatasan Ditolak, Trump Ancam Tutup Pemerintahan AS
Presiden Trump kembali mengancam akan menutup pemerintahan AS. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menutup pemerintahan jika Partai Demokrat tidak mendukung permintaannya terkait anggaran keamanan. Trump mengusulkan penambahan anggaran untuk keamanan perbatasan, termasuk membangun tembok di perbatasan Meksiko.

"Saya bersedia untuk 'menutup' pemerintahan jika Demokrat tidak memberi kami suara untuk Keamanan Perbatasan, termasuk Tembok!" cuit Trump, seperti dilaporkan AFP, Senin (30/7/2018).

Dia juga mendesak agar sistem ‘lotre’ yang memberikan visa untuk 50.000 imigran per tahun, segera diakhiri. Menurutnya, sistem itu penuh dengan penyalahgunaan.

Selain itu dia juga mendesak penghentian pendekatan "Catch and Release" yang mengizinkan kedatangan warga tanpa dokumen tetap di AS.

"Ada konsekuensi ketika orang melintasi perbatasan kami secara ilegal, dan banyak orang hanya menggunakan anak-anak untuk tujuan jahat mereka sendiri," kata dia.

Dia ingin AS memiliki sistem imigrasi murni yang bermanfaat.

"Kami membutuhkan orang-orang hebat datang ke negeri kami!" cuitnya.

Pada Maret, Trump mengancam memveto RUU anggaran sebesar 1,3 triliun dolar AS karena alokasi untuk keamanan tidak memadai, termasuk 25 miliar dolar dana perwalian yang dia minta untuk kepentingan perbatasan.

Dia akhirnya meneken RUU dan menghindari penutupan pemerintahan lebih lama, meskipun RUU tersebut hanya menyediakan 1,6 miliar dolar untuk membuat pagar perbatasan yang kecil.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut