Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Intelijen AS Ungkap Israel Kemungkinan Akan Serangan Fasilitas Nuklir Iran
Advertisement . Scroll to see content

Anggota DPR AS Randy Fine Usul Gaza Dibom Nuklir, Ini Reaksi Keras Hamas

Sabtu, 24 Mei 2025 - 08:31:00 WIB
Anggota DPR AS Randy Fine Usul Gaza Dibom Nuklir, Ini Reaksi Keras Hamas
Pernyataan anggota DPR AS Randy Fine yang mengusulkan agar Jalur Gaza dibom nuklir mendapat reaksi keras dari Hamas (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

GAZA, iNews.id - Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengecam pernyataan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (DPR AS) Randy Fine yang mengusulkan agar Jalur Gaza dibom nuklir.

Hamas menyebut pernyataan politikus Partai Republik itu sebagai hasutan untuk melakukan genosida.

"Seruan ekstremis ini merupakan kejahatan besar dan mengungkap mentalitas rasis fasis yang mengatur pemikiran para politisi Amerika," bunyi pernyataan Hamas, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (24/5/2025).

Seruan politikus asal Florida itu, lanjut Hamas, juga melanggar hukum humaniter internasional serta Konvensi Jenewa.

Hamas menegaskan seruan itu merupakan hasutan publik untuk menggunakan senjata pemusnah massal terhadap lebih dari 2 juta warga sipil Gaza.

"Ancaman Fine merupakan seruan yang mengerikan," kata Hamas.

Kelompok yang berkuasa di Gaza itu menegaskan tidak takut dengan ancaman-ancaman seperti itu. Hasutan Fine juga tidak akan melemahkan keyakinan pada keadilan perjuangan Palestina, sebaliknya mengungkap wajah asli dari siapa itu penjajah Israel dan para pendukungnya.

Dalam wawancara dengan Fox News, Kamis (22/5/2025), Fine menyarankan agar Gaza dihapus menggunakan bom nuklir sebagaimana dilakukan AS terhadap Kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang dalam Perang Dunia II.

"Dalam Perang Dunia II, kita tidak menegosiasikan penyerahan diri dengan Nazi. Kita tidak menegosiasikan penyerahan diri dengan Jepang. Kita mengebom Jepang dua kali untuk membuat penyerahan diri tanpa syarat," katanya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut