Anies dan Erdogan Salat Jumat Bersama di Masjid Sultan Ayyub Istanbul

Antara ยท Sabtu, 21 April 2018 - 01:42 WIB
Anies dan Erdogan Salat Jumat Bersama di Masjid Sultan Ayyub Istanbul

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan saat menunaikan salat Jumat di Masjid Sultan Ayyub, Istanbul, Turki, waktu setempat. (Foto: Antara)

ISTANBUL, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan saat menunaikan salat Jumat di Masjid Sultan Ayyub, Istanbul, Turki. Anies dan Erdogan bersalaman di depan pintu Masjid Sultan Ayyub.

Gubernur terlihat berbincang-bincang dengan pemimpin Turki tersebut. Usai berbincang, Anies dan Erdogan lalu salat Jumat bersama. Bahkan, Erdogan mengajak Anies salat tepat di sampingnya. Anies berdiri diapit Erdogan dan Menteri Energi Berat Albayrak di saf terdepan. Sesudah salat, keduanya lalu berziarah dan zikir berdampingan bersama selama lebih dari satu jam.

Anies berkunjung ke Istanbul setelah melakukan kunjungan ke Maroko yakni ke Casablanca dan Rabat. Dalam kunjungannya ke Maroko, Anies di antaranya mengisi kuliah umum di Universitas Hasan II.

Anies Baswedan juga bertemu dengan Direktur Jenderal Istanbul Water and Waste Management (ISKI) Fatih Turan di Istanbul, Turki, Jumat waktu setempat. Kedatangan Anies ke ISKI untuk mengetahui sistem pengelolaan air bersih yang dikelola oleh pemerintah.

Fatih menjelaskan, hasil pengolahan air tidak hanya menjadi bersih. Tetapi juga menghasilkan produk briket dari hasil pengolahan air yang tersebut. "ISKI dalam pengelolaan air tidak mengambil keuntungan," katanya.

Sementara itu, Anies mengatakan akan belajar dari ISKI bagaimana menjual air dengan tidak mengambil keuntungan terlalu besar. Bagi ISKI yang terpenting mengembalikan biaya infrastruktur dan akses pelayanan pada masyarakat.

"Empat poin utama dalam pembangunan pelayanan air kepada masyarakat yakni perencanaan, pelaksanaan sesuai perencanaan, pelayanan kepada masyarakat dan kepemimpinan yang memastikan tiga poin sebelumnya terlaksana dengan baik," kata Anies.

Anies dalam kesempatan itu juga menanyakan bagaimana sejak awal tahun 2000, Istanbul mampu mengelola pelayanan baik. Fatih mengatakan, perbaikan pengelolaan air di Istanbul dimulai saat Recep Tayyip Erdogan masih menjadi wali kota Istanbul dan diteruskan sampai saat ini.

Editor : Maria Christina