Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump: Perundingan Damai AS-Iran Berlanjut lewat Telepon, Bukan di Pakistan
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Ekstremisme, Pakistan Reformasi Lebih dari 30.000 Madrasah

Selasa, 30 April 2019 - 10:36:00 WIB
Antisipasi Ekstremisme, Pakistan Reformasi Lebih dari 30.000 Madrasah
Para pelajar membaca Al-Quran bersama dalam sebuah madrasah di desa Jaba, Balakot, Pakistan. (foto: REUTERS).
Advertisement . Scroll to see content

ISLAMABAD, iNews.id - Pakistan mengumumkan rencana reformasi besar-besaran terhadap lebih dari 30.000 madrasah, di tengah tuduhan lama bahwa madrasah mempromosikan aksi kekerasan dan ekstremisme, dan memiliki hubungan dengan jaringan teroris transnasional.

Masyarakat internasional saat ini tengah menekan Pakistan untuk mengambil tindakan tegas terhadap kelompok-kelompok Islam yang mengoperasikan madrasah dan fasilitas lain di negara itu. Sebagian kelompok ini dinilai bertanggung jawab merencanakan serangan lintas-perbatasan terhadap India dan Afghanistan.

Dalam konferensi pers di markas militer di Rawalpindi, juru bicara militer Mayjen Asif Ghafoor mengatakan reformasi untuk madrasah-madrasah "arus utama" akan dilakukan dalam tiga tahap.

Dia menyebut, lebih dari 2,5 juta anak-anak kini belajar di madrasah-madrasah di seluruh Pakistan.

"Pendidikan Islam akan tetap diajarkan di madrasah, tetapi tidak boleh ada pernyataan bernada kebencian atau hate speech," tegas Ghafoor, seperti dilaporkan Associated Press, Selasa (30/4/2019).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut